Elektabilitas 10,9%, Munaslub Dianggap Bisa Selamatkan Golkar

Nur Azizah    •    Minggu, 26 Nov 2017 17:40 WIB
partai golkarsurvei
Elektabilitas 10,9%, Munaslub Dianggap Bisa Selamatkan Golkar
Ilustrasi--Metrotvnews.com

Jakarta: Elektabilitas Partai Golkar terus merosot, apalagi setelah kasus Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto muncul. Musyawarah nasional luar biasa (munaslub) dianggap bisa sebagai alat menyelematkan Golkar.

Berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia, elektabilitas partai berlambang beringin kuning ini hanya sekitar 10,9 persen. Golkar berada diurutan ketiga setelah PDI Perjuangan dan Gerindra.

"Tidak mengagetkan, itu sudah kita prediksi akan terjadi penurunan. Tidak ada pilihan selain konsolidasi organisasi. Itu artinya, harus munaslub," Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat, Minggu, 26 November 2017.

Baca: `Pandawa Lima` Diharap Selamatkan Golkar

Nurdin menuturkan, munaslub bisa meningkatkan kinerja partai. Namun, munaslub perlu menunggu sidang praperadilan Novanto.

"Tetap (harus nunggu praperadilan). Tapi maksudnya, baik praperadilan diterima atau tidak, harusnya dengan melihat elektabilitas Golkar yang terus menurun tidak ada pilihan lain kecuali mencari pemimpin baru untuk meningkatkan kinerja partai," ungkapnya.

Nurdin menyampaikan, munaslub akan digelar paling cepat pada pertengahan Januari 2018. Menurutnya menggelar munaslub harus mengikuti Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

"Kita enggak mungkin munaslub Desember. Munaslub juga ada tata caranya. Paling cepat Januari," pungkasnya.



(YDH)

KPK Diam-diam Sudah Periksa Ajudan Novanto

KPK Diam-diam Sudah Periksa Ajudan Novanto

1 day Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diam-diam sudah memeriksa ajudan Setya Novanto, AKP Reza Pah…

BERITA LAINNYA