Menhan Bantah akan Beli Hercules Tipe J

M Sholahadhin Azhar    •    Jumat, 08 Jun 2018 16:39 WIB
alutsista tnihercules
Menhan Bantah akan Beli Hercules Tipe J
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (tiga kiri) melihat pesawat C-130 Hercules di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (24/4/2018). Foto: Antara/Hendra Nurdiyansyah

Jakarta: Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyatakan pemerintah belum menentukan tipe pesawat Hercules yang akan dibeli pemerintah. Pembelian pesawat Hercules tipe J dinyatakan Marsekal Hadi Tjahjanto saat masih menjadi kepala staf TNI AU.

"Prinsipnya, kalau ada maunya (TNI AU), saya lihat dulu karena apa. Menteri Pertahanan yang menentukan karena hakikat ancaman itu Menteri Pertahanan yang tentukan," kata Ryamizard di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat, 8 Juni 2018.

Menurutnya, tentara tak bisa sembarangan mengajukan pembelian alat utama sistem senjata (alutsista). Segala pengajuan harus diukur berdasarkan keperluan.

"Bukan ngawur-ngawur saja beli segala macam. Harus disesuaikan, jadi efektif dan efisien," kata Ryamizard.

Meski mempertanyakan urgensi pembelian Hercules, ia mengaku telah berkomunikasi dengan TNI AU terkait hal ini. Ryamizard juga mengakui perlu adanya regenerasi pesawat angkut.

"Iya, kan sudah saya sampaikan kita juga cukup banyak yang bekas dan yang lama. (Harus) ada 5-6 (pesawat) yang barulah," ujarnya.

Prinsipnya, tambah mantan KSAD ini, Kemenhan masih mempertimbangkan pengajuan pembelian Hercules tipe baru. Sebab, pembelian alutsista harus dirumuskan dengan memperhitungkan anggaran, gaji pegawai, dan komponen lain.

"Kita sesuaikan dulu, menambah itu enak, tapi kan perlu uang. Nambah sih gampang, tapi kalau (pembelian pesawat itu) vital untuk keamanan, kenapa enggak," tandasnya.

Baca: Ryamizard dan Panglima akan Bahas Pengadaan Hercules

Sebelumnya, Hadi Tjahjanto menyatakan pembelian Hercules tipe J sudah dicantumkan dalam Rencana Strategis (Renstra) II tahun 2014-2019.

"TNI AU dalam renstra kedua akan menambah kekuatan pesawat Hercules tipe J sehingga berpengaruh langsung pada kesiapan Pasukan Khas (Paskhas)," kata Hadi saat memimpin peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-70 Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) TNI AU, di Taxy Way Landasan Udara (Lanud) Adi Sutjipto, Yogyakarta, Selasa, 17 Oktober 2017.

Hercules Tipe J, kata dia, akan memberi keamanan berlebih bagi penerjun Paskhas karena pesawat ini sudah dilengkapi oksigen.

Saat ini Indonesia adalah satu-satunya negara yang masih mengoperasikan pesawat Hercules lama atau tipe B.

Saat ini, TNI AU pesawat Hercules masih dioperasikan oleh dua skuadron TNI AU, yakni Skuadron Udara 31 dan Skuadron Udara 31. Tipe Hercules yang dimiliki adalah B/BT dan H/HS. TNI AU sudah mengoperasikan Hercules sejak tahun 60-an.

Merujuk pada laman Angkasa Review, Hercules tipe J atau C-130J Super Hercules adalah pesawat angkut generasi terbaru buatan Lockheed Martin. Sejak Februari 2018, pesawat ini sudah diproduksi sebanyak 400 unit. Kini Hercules tipe J sudah digunakan oleh 20 negara.




(UWA)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

22 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA