Prabowo Sebut Pemerintah tak Peka Rakyat Susah

Dian Ihsan Siregar    •    Sabtu, 07 Jul 2018 17:43 WIB
utang luar negeriprabowo subianto
Prabowo Sebut Pemerintah tak Peka Rakyat Susah
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto. ANT/ Puspa Perwitasari

Jakarta: Ketua Umum ‎Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan elite pemerintahan sudah tidak lagi peka dengan keadaan masyarakat saat ini. Padahal saat negara dalam keadaan susah elit harus peduli terhadap rakyat.

"Negara kita dalam keadaan susah, prihatin. Elite kita kebanyakan elite (pemerintahan) kita hatinya sudah beku sekali, tidak lagi peduli dengan rakyat. Jadi posisi demokrasi kita saat ini ingin diselewengkan oleh mereka," ucap Prabowo, ‎saat ditemui di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu, 7 Juli 2018.

Prabowo menjelaskan kondisi negara yang sedang dilanda kesulitan ditandai dengan posisi utang yang sudah menumpuk yang mana kebanyakan utang yang diperoleh digunakan untuk menutupi utang yang sebelumnya.

"Itu yang terjadi. Yang lebih parah lagi kita bayar utang dengan utang kemarin. Tahun depan kita utang, nah untuk bayar utang di tahun ini. Itu yang dilakukan," jelas dia.

‎Pada saat utang yang makin meningkat menurut Prabowo akan membuat masyarakat semakin susah. Namun dia menyayangkan banyak elite pemerintahan tidak peduli atau menutup mata terhadap masyarakat yang sedang susah.

"Coba Ibu-ibu bayangkan kalau untuk bayar belanja dapur ibu-ibu harus ke tetangga untuk pinjam uang. Ini yang kenyataan dan ini banyak elite yang tidak mau mengakui. Utang itu sudah dianggap biasa. Itu ngawur," ‎tegas Prabowo dengan lantang.

Selain posisi utang yang kian bertambah, lanjut Prabowo, pemerintah juga membiarkan kekayaan alam Indonesia yang dikuasai oleh asing. Seharusnya pemerintah tidak seperti itu. "Harus menjaga negara ini," tukas dia.


(SCI)