Negara tak Perlu Berekonsiliasi dengan Rizieq

Whisnu Mardiansyah    •    Senin, 18 Jun 2018 14:07 WIB
pornografi
Negara tak Perlu Berekonsiliasi dengan Rizieq
Anggota Komisi III dari Fraksi Partai NasDem Taufiqul Hadi/MI/Rommy Pujianto

Jakarta: Anggota Komisi III Taufiqulhadi memandang negara tak perlu berekonsiliasi dengan Rizieq Shihab pascapenerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) untuk kasus chat mesum. Rekonsiliasi hanya mengesankan negara lemah.

"Menurut saya tidak perlu (rekonsiliasi). Negara kemudian seperti bersikap mengemis-ngemis. Enggak boleh," tegas Taufiq kepada Medcom.id, Senin, 18 Juni 2018.

Baca: Polri Pastikan tak Mengintervensi Penerbitan SP3 Kasus Rizieq

Di sisi lain, niatan Rizieq kembali ke Tanah Air harus disambut dengan tangan terbuka. Hal itu penting guna menghilangkan kesan pertentangan antara pemerintah dan Rizieq.

"Setiap warga negara yang kemudian berusaha untuk masuk sebuah tatanan negara, negara harus menyambutnya," tegas anggota Komisi Hukum itu.

Politikus Partai NasDem itu tegas mengatakan tak ada yang kalah maupun menang dalam kasus tersebut. Terlebih, tak ada satu pun yang bisa mengalahkan negara. SP3 Rizieq Shihab murni karena teknis hukum.



Rizieq Shihab menerima salinan asli SP3, Jumat, 15 Juni 2018.  Rizieq yang masih berada di Arab Saudi memperlihatkannya melalui tayangan video.

Video tersebut diunggah melalui akun YouTube Front TV. Dalam video dengan durasi hampir 9 menit itu, Rizieq bersama istri dan anaknya memberitahu surat sudah diterima dari pengacaranya, Sugito Atmo Pawiro.

"Pada hari Idulfitri ini, kami ingin menyampaikan satu kabar baik bagi kita semua. Alhamdullilahi rabbilalamin, hari ini kami mendapat kiriman surat asli SP3 kasus chat fitnah," kata Rizieq.


(OJE)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA