Iklan di Bioskop bukan Kampanye Jokowi

Putri Rosmala    •    Kamis, 13 Sep 2018 19:19 WIB
pilpres 2019Jokowi-Ma`ruf
Iklan di Bioskop bukan Kampanye Jokowi
Politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait. Foto: Medcom.id/M Rodhi Aulia..

Jakarta: Tim koalisi pendukung Jokowi-Maaruf membantah iklan yang tayang di bioskop adalah siasat curi start kampanye Jokowi. Iklan yang menggambarkan pembangunan 65 bendungan itu murni iklan layanan masyarakat yang disosialisasikan Kementerian Kominfo.
 
"Kominfo itu kan memang tugasnya menyampaikan capaian kerja pemerintah. Sebagai pemerintah, apa yang sudah dikerjakan, jalan tol sudah dibangun di mana saja kan rakyat juga perlu tahu," ujar Ketua DPP PDIP, Maruarar Sirait, di gedung DPR, Jakarta, Kamis, 13 September 2019.
 
Maruarar mengatakan, adanya Jokowi dalam iklan tersebut merupakan hal yang wajar. Jokowi tampil sebagai kepala negara dalam media komunikasi publik tersebut. Bukan dalam kapasitasnya sebagai kandidat calon presiden 2019.
 
"Yang dilarang itu bila Jokowi mengiklankan tentang dirinya sendiri, bukan soal kerja negara," ujar Maruarar.

Baca: Iklan di Bioskop untuk Sampaikan Hasil Kerja Pemerintah

Ia mengatakan, koalisi pendukung Jokowi tidak mempersoalkan bila ada pihak yang menuduh itu wujud kampanye. Karena tidak ada andil tim kampanye Jokowi dalam iklan tersebut. Iklan itu murni dibuat oleh Kemenkominfo dengan anggaran negara untuk kepentingan komunikasi dan informasi terkait negara.
 
"Kalau tidak, untuk Kominfo, biar fair mungkin seharusnya juga diinformasikan pada masyakat progran apa yang belum berhasil dicapai oleh pemerintah. Agar infonya jelas dan berimbang," ujar Maruarar.




(FZN)