GKR Hemas Berbagi Tips Terhindar dari Money Politic

Rosa Anggreati    •    Sabtu, 13 Oct 2018 17:04 WIB
berita dpd
GKR Hemas Berbagi Tips Terhindar dari <i>Money Politic</i>
Anggota DPD RI GKR Hemas (Foto:Dok.DPD)

Jakarta: Anggota DPD RI GKR Hemas mengingatkan generasi muda untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi diri, serta mengabdi kepada masyarakat terlebih dahulu, sebelum terjun ke dunia politik.

"Mengabdi dahulu ke masyarakat, ketahui, dengarkan keluh kesah rakyat, baru terjun ke dunia politik," kata GKR Hemas kepada peserta Workshop Capacity Building Alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), di Gedung Pracimosono, Kantor Gubernur DIY, dikutip siaran persnya, Sabtu, 13 Oktober 2018.

Ketika para caleg teramat sedikit interaksinya dengan masyarakat sebelum memasuki dunia politik, maka tak jarang aspirasi masyarakat tidak linier dengan kerja politik para wakil rakyat.

Oleh karena itu generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan yang kini berada pada tantangan era digital, diharapkan tidak melulu berkutat pada dunianya saja. Namun juga harus mampu berada di tengah-tengah masyarakat, merasakan denyut nadi kesulitan rakyat.

Hemas mencontohkan, sebelum berpolitik dirinya telah banyak meluangkan waktu untuk mengabdi kepada masyarakat.

"Sebagai istri kepala daerah, saya tidak hanya banyak terlibat dalam PKK, Dharma Wanita, tetapi juga lembaga sosial lainnya. Misalnya, Yayasan Jantung, Dekranas, BK3S, Yayasan Sayap Ibu, Ketua Tim Pembangunan Berwawasan Gender, dan sederet jabatan organisasi sosial lain," ucap Hemas berbagi kisah hidupnya.

Terlibat dalam banyak kegiatan sosial membuat istri Sri Sultan Hamengkubuwana X itu melihat dan merasakan langsung beragam persoalan dan penderitaan masyarakat. Hal itu yang kemudian memotivasinya untuk menekuni dunia politik.

"Politik merupakan satu-satunya jalur strategis untuk menangani isu-isu sosial kemasyarakatan melalui berbagai kebijakan," kata Hemas.
 
"Modal sosial yang besar itu pula yang akan menghindari kita tergoda bermain money politic di dunia politik," ucap Hemas menambahkan.


(ROS)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

4 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA