Teror Bom Jangan Sampai Ganggu Pemilu

Whisnu Mardiansyah    •    Rabu, 09 Jan 2019 15:32 WIB
Teror Bom untuk Pimpinan KPK
Teror Bom Jangan Sampai Ganggu Pemilu
Ketua DPR Bambang Soesatyo--Medcom.id/Whisnu Mardiansyah

Jakarta: Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengecam keras teror bom di kediaman dua pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPK). Menurutnya, ini upaya meneror masyarakat jelang pemilu.

"Ini hanya menakuti-nakuti, kalau teori perang kota, ini salah satu cara-cara membuat masyarakat tercekam atau suasana mencekam," kata Bamsoet di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 9 Januari 2019.

Bamsoet meminta kepolisian mengusut tuntas pelaku teror. Jangan sampai insiden ini mengganggu kondusivitas jelang Pemilu 2019 yang tinggal menghitung bulan. "Apalagi tahun politik, jangan sampai suasana demokrasi, pesta politik dengan aksi seperti ini menjadi mencekam," tegasnya.

Baca: Ada Dua Bom Molotov di Rumah Pimpinan KPK Laode

Bamsoet mewanti-wanti jangan sampai tindakan teror semacam ini menjadi modus untuk mengganggu penyelenggara negara. Apalagi KPK sebagai garda terdepan pemberantasan korupsi di Tanah Air.

"Sehingga, harus diungkap dan ditemukan pelaku atau otak dan dalangnya dan diberi hukuman berat agar ada efek jera," kata dia.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan adanya bom di kediaman pimpinan KPK, yakni Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif. Peristiwa itu terjadi Rabu, 9 Januari 2019 dini hari.

Menurut Argo, di kediaman Laode ada dua bom molotov yang dilemparkan. Pelemparan pertama tidak meledak, namun meledak pada pelemparan kedua. Sementara di kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo, ada tas yang digantungkan di pagar rumah.


(YDH)