Prabowo Harus Meniru Hijrahnya Jokowi

Dheri Agriesta    •    Senin, 05 Nov 2018 18:10 WIB
pilpres 2019
Prabowo Harus Meniru Hijrahnya Jokowi
Calon Presiden Joko Widodo (kanan) dan Prabowo Subianto (kiri). Foto: Antara/Puspa.

Jakarta: Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat hijrah dari sejumlah hal yang dinilai merugikan ke arah yang lebih baik. Direktur Eksekutif Voxpol Research and Consultant Pangi Syarwi Chaniago memandang ajakan ini sebagai hal yang positif.
 
"Saya pikir Prabowo juga mesti mengajak hijrah seperti Jokowi," kata Pangi kepada Medcom.id, Sejin, 5 November 2018.
 
Pangi menilai situasi sosial politik di masyarakat semakin tak sehat. Memasuki masa kampanye, masyarakat terbelah menjadi dua kelompok.
 
Ia mengapresiasi ajakan Jokowi ini. Artinya, kata Pangi, Jokowi mengajak masyarakat menghentikan penyebaran fitnah dan berita bohong. Jokowi juga mengajak masyarakat tak lagi mempersekusi individu atau kelompok yang dinilai berseberangan.
 
Pangi menyebut beberapa hal itu cukup memprihatinkan dewasa ini. Pangi menilai hal ini dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa jika dibiarkan.
 
"Pilpres lima tahunan jangan sampai memecah persatuan dan kesatuan bangsa, kalau kita tidak hijrah maka ada potensi pembelahan dan perpecahan anak bangsa, ini shdah masuk level yang sangat mengkhawatirkan," jelas Pangi.

Baca: Seruan Hijrah Jokowi Dianggap Bermakna Universal

Presiden Jokowi sebelumnya mengajak masyarakat untuk berhijrah. Hal itu perlu dilakukan untuk menjaga persatuan, kesatuan, dan persaudaraan antarmasyarakat.
 
Diksi hijrah yang dimaksud Jokowi adalah mengajak masyarakat untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Termasuk berhijrah dari politik kebohongan menjadi politik kebenaran.




(FZN)