Kalla Sebut Airlangga tak Perlu Mundur

Dheri Agriesta    •    Selasa, 09 Jan 2018 16:38 WIB
golkar
Kalla Sebut Airlangga tak Perlu Mundur
Menperin Airlangga Hartarto (tengah) mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Foto: Antara/Wahyu Putro A.

Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla tak setuju jika Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengikuti jejak Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mundur dari kabinet. Airlangga diketahui merangkap jabatan sebagai ketua umum Partai Golkar.

Kalla menilai maju di pilkada Jawa Timur akan menyita banyak waktu Khofifah. Khofifah akan lebih banyak menghabiskan waktu di Jawa Timur untuk berkampanye.

"Tapi, kalau ketua Golkar kan tetap di Jakarta, itu beda geografisnya," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Januari 2018.

Selain itu, calon kepala daerah jauh lebih sibuk ketimbang ketua umum partai politik. Kalla paham betul karena pernah menjabat sebagai ketua umum Partai Golkar saat menjadi wakil presiden periode 2004-2009.

Baca: Taufiqulhadi Dorong Bambang Soesatyo Jadi Ketua DPR

Berdasarkan pengalaman, urusan partai politik bisa diselesaikan malam hari. Pekerjaan itu tak mengganggu waktu kerja sebagai menteri atau wakil presiden.

"Tapi kalau calon harus keliling ke mana-mana, mana mungkin bekerja sebagai menteri, dua-duanya bisa gagal. Gagal laksanakan tugas kementerian dan gagal menjadi calon, makanya harus ada satu pilihan," jelas dia.

Seperti diketahui, Airlangga dikukuhkan sebagai ketua umum Partai Golkar dalam sidang musyawarah nasional luar biasa (munaslub) Golkar pada 20 Desember 2017. Dia melanjutkan kepemimpinan Setya Novanto yang tersangkut kasus di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).





(OGI)