Golkar: Jangan Sampai Ada Parpol Setengah Hati Mendukung

Damar Iradat    •    Jumat, 14 Jul 2017 14:04 WIB
reshuffle kabinetrevisi uu pemilu
Golkar: Jangan Sampai Ada Parpol Setengah Hati Mendukung
Ilustrasi--Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Seluruh partai yang tergabung dalam koalisi pendukung pemerintah diminta kompak. Mereka tak boleh setengah hati mendukung pemerintah.

"Seharusnya semua begitu (kompak mendukung pemerintah)," kata Wakil Sekjen Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, Jumat, 14 Juli 2017.

Ia mengingatkan, semua partai yang bergabung dengan pemerintah sejak awal memiliki visi sama dengan pemerintah. Hal itu termasuk dalam proses pembangunan politik.

Baca: PAN Tegaskan Komitmen Mendukung Pemerintah

Ace menganggap, semua kebijakan pemerintah tentang arah pembangunan politik seharusnya menjadi landasan bersama para partai politik. Khususnya partai pendukung pemerintah. Hal ini, agar tercipta demokrasi yang berkualitas dan menekankan pada penguatan sistem presidential. "Jadi, memang sudah menjadi arah kebijakan politiknya Presiden Joko Widodo," tegas dia.

Baca: PAN tak Hiraukan Isu Reshuffle Kabinet

Golkar berharap semua partai politik pendukung pemerintah memiliki landasan serta komitmen untuk menuju demokrasi yang lebih berkualitas.

Sebelumnya, Hasto mengkritik keras partai-partai koalisi pendukung pemerintah yang dianggap mulai bersebrangan dengan pemerintah, salah satunya PAN. Ia menyayangkan jika ada partai yang mendukung, tapi di tingkat implementasinya justru setengah-setengah.

Hasto juga mengatakan, ketika partai sudah menyatakan berbeda, tentu diharapkan ada sebuah kedewasaan untuk menyatakan berada di luar pemerintahan. PDIP akan menghormati setiap keputusan partai manapun, karena, apapun posisi politiknya terhadap pemerintahan, maupun di luar pemerintahan akan menyehatkan demokrasi. "Tapi, jangan bersikap setengah-setengah, jangan bersikap tidak jelas," tegasnya beberapa waktu lalu.


(YDH)

Yosef Sumartono Mengaku Tak Mengenal Setya Novanto

Yosef Sumartono Mengaku Tak Mengenal Setya Novanto

28 minutes Ago

KPK memeriksa Mantan Staf Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dal…

BERITA LAINNYA