Gerindra Akui Pilpres 2019 Terberat Bagi Prabowo

Whisnu Mardiansyah    •    Rabu, 10 Oct 2018 17:53 WIB
pilpres 2019Jokowi-Ma`rufPrabowo-Sandi
Gerindra Akui Pilpres 2019 Terberat Bagi Prabowo
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Jakarta: Tercatat Prabowo Subianto tiga kali mengikuti perhelatan Pilpres mulai dari 2009 hingga 2018. Pilpres 2019 diakui sebagai kontestasi terberat. 

"Dari tiga kali maju Pak Prabowo sebagai presiden, yang kebetulan saya tetap jadi sekjen partai yang mengusung beliau, kami merasakan terus terang ini adalah bobot terberat beliau menjadi calon presiden," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Oktober 2018. 

Muzani mengungkapkan salah satu faktor terberat bukan saja menghadapi koalisi penantang. Tapi, sebagian besar kepala daerah telah menyatakan dukungan ke Jokowi. 

Hal ini tidak pernah terjadi pada helatan pemilu sebelumnya. "Even bupati yang kita usung pun tidak memiliki keberanian untuk menyatakan dukungan kepada Pak Prabowo-Sandi," ujar dia. 

Faktor kedua soal pemberitaan di media. Muzani merasa ada pemberitaan yang tidak berimbang. 

(Baca juga: 10 Kepala Daerah di Sumbar Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf)

Media-media lebih menonjolkan berita-berita petahana. "Headline itu semua menampilkan headline penguasa kegiatan penguasa petahana. Tidak ada pemberitaan yang berimbang, untuk berimbang pun berat, ada pemberitaan berat," tutur dia. 

Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bakal ditantang petahana Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Paslon nomor urut 02 itu diusung Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat. 

Sedang Jokowi-Ma'ruf didukung PDIP, Partai NasDem, Partai Golkar, PPP, PKB, Partai Hanura. 





(REN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA