PBB tak Mau Sembarangan Dukung Prabowo-Sandi

Damar Iradat    •    Selasa, 25 Sep 2018 01:30 WIB
pilpres 2019
PBB tak Mau Sembarangan Dukung Prabowo-Sandi
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra (kiri) dan Sekretaris Jenderal PBB Afriansyah Noor. Foto: MI/Ramdani.

Jakarta: Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengaku partainya tidak akan sembarangan menyatakan dukungan kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden tertentu pada Pilpres 2019. Hingga saat ini, PBB belum menyatakan sikapnya.

PBB sempat diisukan mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Namun demikian, Yusril mengatakan hal tersebut belum pasti dan partai akan mempertimbangkan arah dukungannya.

"Kami enggak mau sembarangan dukung Pak Prabowo karena yang pasti akan diuntungkan Gerindra. Kan masyarakat berpikir ini (Prabowo) calon dari Gerindra," kata Yusril ketika ditemui di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, 24 September 2018.

Yusril mengatakan, hal tersebut tak lepas dari pengalaman PBB beberapa tahun silam. Salah satunya pengalaman PBB saat mendukung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Pilpres 2009.

Saat itu, lanjut Yusril, PBB mendukung pasangan SBY-Boediono yang juga didukung oleh PKB, PPP, termasuk Demokrat. Alih-alih menguntungkan PBB, sosok SBY yang kemudian terpilih sebagai presiden malah menguntungkan bagi Demokrat. 

Menurut dia, hal ini terjadi lantaran masyarakat cenderung memilih asal partai capres yang diusung. Bahkan, PBB saat itu tidak lolos ke DPR.

“Demokrat justru naik dua kali lipat, PKB naik setengah, PPP turun hampir 30 persen, dan PBB hilang dari DPR. Itu pengalaman bagi kami," tuturnya.

Atas pengalaman itu lah, Yusril dan PBB lebih berhati-hati dalam menentukan dukungan. Upaya ini disebut sebagai langkah strategis PBB yang tak mau buru-buru menyatakan dukungan.


(HUS)