Kerja Sama dengan Indonesia, AS Janji Saling Menguntungkan

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 20 Apr 2017 13:41 WIB
indonesia-as
Kerja Sama dengan Indonesia, AS Janji Saling Menguntungkan
Pence saat konferensi pers bersama Presiden RI Joko Widodo. Foto: MTVN/Achmad Zulfikar Fauzi

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Michael Richard Pence ingin kerja sama Indonesia dan AS bisa terjalin lebih dekat demi keuntungan kedua negara. Ia juga ingin memberikan keuntungan bagi negara-negara di Asia Tenggara secara keseluruhan.

Di bidang ekonomi, kata Pence, Presiden AS Donald Trump mengirimkan pesan tentang hubungan komersial yang baik antara AS dan Indonesia.

"Presiden (Donald Trump) mengatakan kita akan melihatnya lebih jauh dan berkesinambungan. Amerika juga bangga bisa mendukung pembangunan ekonomi di Indonesia," kata Pence saat konferensi pers bersama Presiden RI Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 20 April 2017.

Pence percaya AS masih berkesempatan mengembangkan hubungan perdagangan dengan Indonesia di bawah kepemimpinan Trump. Hubungan tersebut akan secara bebas dan adil demi penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pertumbuhan ekonomi bagi kedua belah pihak.

"Sebagaimana disampaikan Presiden Widodo, kita mencari hubungan yang win-win, menang-menang. Dan, kami optimistis hal ini bisa dicapai," ujar dia.

Indonesia dan Amerika Serikat akan mengangkat sejumlah topik penting dalam kunjungan kehormatan Michael Richard Pence. Antaran lain, peningkatan kerja sama ekonomi dan investasi, kerja sama maritim, kerja sama penanggulangan terorisme.

Kemudian, peningkatan saling pengertian dalam memajukan toleransi beragama dan nilai Islam moderat, serta keberlanjutan keterlibatan AS di kawasan Asia dan Pasifik khususnya Asia Tenggara.

Indonesia dan Amerika Serikat juga memiliki kesamaan nilai demokrasi dan kebhinnekaan serta kepentingan strategis yang sama untuk memajukan stabilitas keamanan dan peningkatan kesejahteraan di kawasan dan dunia.

Dalam perdagangan bilateral, Amerika merupakan mitra dagang Indonesia terbesar keempat. Pada 2016 sebesar USD23,4 miliar, dan 2015 sebesar USD23,8 miliar, surplus RI sebesar USD8,6 miliar.

Amerika Serikat merupakan investor asing terbesar ketujuh di Indonesia. Jumlah investasi AS di Indonesia pada 2016 sebesar USD1,16 miliar dalam 540 proyek dan pada 2015 sebesar USD893,2 juta untuk 261 proyek.

Bidang usaha yang paling diminati oleh para investor Amerika Serikat di Indonesia adalah pertambangan, makanan, alat angkut, dan kimia atau farmasi.

Komoditas utama RI ke AS antara lain produk manufaktur apparel sebesar USD4,72 miliar, produk makanan sebesar USD1,78 miliar, poduk kulit sebesar USD1,56 miliar, komputer dan produk elektronik sebesar USD1,43 miliar, dan produk perikanan sebesar USD1,39 miliar.

Komoditas utama RI dari AS, antara lain produk pertanian senilai USD1,81 miliar, produk makanan sebesar USD783,7 juta, bahan kimia (chemicals) sebesar USD781,6 juta, dan alat transportasi sebesar USD626,4 juta.


(TRK)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

1 day Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA