Jokowi: Ujaran Kebencian Masih Berseliweran

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 10 Apr 2018 14:09 WIB
media sosialujaran kebencian
Jokowi: Ujaran Kebencian Masih Berseliweran
Presiden Joko Widodo/ANT/Puspa Perwitasari

Jakarta: Presiden Joko Widodo mengajak ulama membuat suasana tenang dan tenteram menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Ulama diminta aktif menangkal segala konten maupun potensi konflik akibat ujaran kebencian.

"Ujaran kebencian itu ada dan berseliweran di mana-mana," kata Jokowi saat bertemu ulama se-Jawa Barat di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa, 10 April 2018.

Baca: Jokowi Kembali Dikunjungi Ulama Jabar

Jokowi meminta ulama aktif mendinginkan dan menyejukkan situasi. Ulama sebagai tokoh juga diminta meluruskan fitnah dan kabar bohong yang muncul akibat suhu politik.

Jokowi sebelumnya menyebut ujaran kebencian sebagai tindakan yang sangat mengerikan. Jokowi telah memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut tuntas kasus yang dianggap dapat memecah belah bangsa itu.

"Bukan hanya Saracen-nya. Tapi siapa yang pesan, siapa yang bayar, harus diusut tuntas. Bukan hanya yang ada di organisasi itu, tetapi siapa yang pesan, yang penting di situ," tegas Presiden di Lapangan Silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Minggu, 27 Agustus 2017.


(OJE)