Misbakhun: Banyak Program Presiden Berpihak kepada Umat Islam

Antara    •    Senin, 11 Jun 2018 12:01 WIB
presiden jokowi
Misbakhun: Banyak Program Presiden Berpihak kepada Umat Islam
Mukhammad Misbakhun--Istimewa

Jakarta:  Anggota DPR dari Partai Golkar Mukhamad Misbakhun menegaskan Presiden Joko Widodo memiliki banyak program yang berpihak kepada umat Islam, yang merupakan mayoritas penduduk Indonesia. Program Presiden Jokowi di antaranya adalah sertifikasi tanah dan pemberdayaan ekonomi umat Islam.

"Bahkan pengembangan wirausaha di pondok pesantren," kata Mukhammad Misbakhun di hadapan konstituennya, di Kecamatan Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, seperti dikutip melalui siaran persnya yang diterima di Jakarta, Senin, 11 Juni 2018.

Menurut Misbakhun, Presiden Joko Wdodo adalah sosok muslim yang memiliki visi Islam moderat. Sehingga banyak program kerjanya adalah prorakyat dan berpihak kepada umat Islam.

Misbakhun saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran dan Haul Pendiri Pondok Pesantren Cangaan di Bangil, Pasuruan, menjelaskan Presiden Joko Widodo dekat dengan para kiai dan pengasuh pondok pesantren.

Baca: Misbakhun Presentasikan Program Unggulan Jokowi di Korsel

Karena itu, kata Misbakhun, Partai Golkar telah jauh-jauh hari memutuskan untuk mendukung Presiden Joko Widodo sebagai calon presiden pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 dan salah satu pertimbangannya karena kedekatannya dengan umat Islam.  Dia juga mengajak para kiai dan santri untuk turut menangkal fitnah dan informasi hoaks yang sering dialamatkan kepada Presiden Joko Widodo.

Misbakhun juga berpesan kepada warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk terus menjaga keutuhan NKRI di tengah rongrongan gerakan radikalisme yang mengatasnamakan Islam untuk merusak NKRI. 

"Kaum nahdliyin punya kontribusi besar dalam mendirikan negara Republik Indonesia. Pada peristiwa 10 November 1945 di Surabaya, yakni pertempuran mempertahankan kemerdekaan, hampir semuanya adalah pejuang dari kalangan nahdliyin," ujar Misbakhun.

Pada kesempatan tersebut, Misbakhun juga menyinggung soal malam nuzulul Quran yakni peristiwa diturunkan Alquran pada malam ganjil hari ke-21 hingga ke-29 pada bulan Ramadan. Menurut dia, semangat nuzulul Quran untuk umat rahmatan lil alamin harus
dimaknai dengan menjaga konsensus negara Pancasila karena merupakan konsensus bangsa yang di dalamnya ada peran para ulama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.



(YDH)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA