NasDem: Kiai Ma'ruf Melengkapi Jokowi

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 09 Aug 2018 22:21 WIB
pilpres 2019
NasDem: Kiai Ma'ruf Melengkapi Jokowi
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua MUI Ma'ruf Amin (tengah) saat pembukaan Kongres Ekonomi Umat 2017 di Jakarta, Sabtu (22/4). Foto: Antara/Hafidz Mubarak

Jakarta: Presiden Joko Widodo memutuskan memilih Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH M‎a'ruf Amin sebagai pendampingnya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Meski berumur 75 tahun, sosok Ma'ruf Amin mempunyai cara berpikir yang yang luas dan bisa melengkapi setiap kekurangan Jokowi.

"Usia emang itu ada dua, usia kalender dan cara berpikir. Usia berpikir dari Ma'ruf Amin ini yang bisa melengkapi. Apalagi, dia juga merupakan Dewan Pengawas di BPIP dan menjadi Dewan Pertimbangan Presiden," ucap ‎Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate, di Plataran Menteng, Jakarta, Kamis, 9 Agustus 2018.

Pemilihan Ma'ruf Amin, kata dia, juga mengarah kepada sosok yang nasionalis dan religius. Sehingga, pasangan Jokowi-Ma'ruf bisa melanjutkan kontestasi politik dan pembangunan selama lima tahun ke depan.

Keputusan untuk pemilihan cawapres, ‎dia mengaku, merupakan hak sepenuhnya dari Jokowi. Namun, ada aspirasi dan masukan dari partai koalisi.

‎"Aspirasi dari berbagai pihak, maupun tokoh lain-lain, karena sudah diambil keputusannya. Ada 9 partai pengusung, 6 di antaranya yang sudah ada kursi di DPR," tegas dia.

Baca: Kekayaan Kiai Ma'ruf Amin Rp427 Juta

Keputusan pemilihan Ma'ruf Amin, lanjut dia, bukan tidak mendadak. Tapi, sudah melalui proses dan mekanisme yang ada.

"Jadi ini bukan mendadak, Koalisi Indonesia Kerja (KIK) memang telah diatur dengan baik, dengan suasana batin yang ramah dan saling memahami," sebut dia.




(DMR)