Jenderal Gatot: Tahun Politik Tantangan untuk Panglima TNI Baru

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 05 Dec 2017 13:15 WIB
panglima tni
Jenderal Gatot: Tahun Politik Tantangan untuk Panglima TNI Baru
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo--MI/Susanto

Bogor: Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bersyukur Presiden Joko Widodo telah memilih Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk menggantikan dirinya. Ia berpesan, kepada Hadi untuk bersiap menghadapi tantangan ke depan.

"Tantangan tugas ke depan adalah tahun politik," ujar Gatot di Kompleks Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Selasa 5 Desember 2017.

Menurut dia, posisi Panglima TNI pun dambaan setiap prajurit dan perwira. Ia mengaku bersyukur sebelumnya dipilih Jokowi untuk mencapai posisi tersebut menggantikan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.

Baca: Marsekal Hadi: Mohon Doa

Namun, Gatot memandang pemilihan Hadi sebagai calon Panglima TNI sangat tepat. Mantan KSAD itu menilai Hadi paling siap menghadapi tahun politik pilkada serantak 2018 dan pilpres serta pileg 2019, dibandingkan Kepala Staf TNI Angkatan Laut dan Darat. Pasalnya, KSAL dan KSAD akan masuk masa pensiun pada bulan Mei 2017 dan Januari 2019.

"Semuanya sudah sesuai persiapan. Ini yang sudah dipersiapkan secara regenerasi. Penyiapan kader-kader yang disiapkan sejak awal. Saya ucapkan terima kasih bahwa langkah-langkah ini sudah dilakukan," kata dia.

Baca: Hadi Tjahjanto Diminta Siapkan Diri untuk Uji Kelayakan

Pengajuan nama Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon panglima TNI bukan tanpa pertimbangan. Presiden Joko Widodo yakin Hadi mampu mengemban amanah.

"Saya meyakini beliau memiliki kemampuan dan kepemimpinan yang kuat dan bisa membawa TNI ke arah yang lebih profesional. Sesuai jati dirinya, yaitu sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional," ujar Jokowi usai peresmian Jalan Tol Soreang-Pasir Koja di Soreang, Kabupaten Bandung, Senin, 4 Desember 2017.

Surat rekomendasi dari Presiden sudah di meja pimpinan DPR. Bila lolos fit and proper test serta disetujui Komisi I, mantan Sekretaris Militer Presiden Jokowi bakal menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang pensiun Maret 2018.

Jokowi menyerahkan seluruh proses itu kepada lembaga legislatif. "Kita harus mengajukan ke DPR terlebih dahulu, mekanisme itu yang kita ikuti. Kita mengajukan KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai panglima TNI ke DPR untuk mendapatkan persetujuan," ucap Jokowi.



(YDH)