DPR Minta Pengibaran Bendera RRT Diusut Tuntas

Al Abrar    •    Senin, 28 Nov 2016 16:38 WIB
tiongkok
DPR Minta Pengibaran Bendera RRT Diusut Tuntas
Ketua Komisi I Abdul Kharis Almasyhari;Foto: Dok MPR

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menyesalkan peristiwa berkibarnya bendera negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) saat acara groundbreaking smelter PT Wanatiara Persada di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Jumat 25 November. Peristiwa itu merupakan ancaman serius bagi bangsa apabila ada kesengajaan.

"Kejadian itu harus diusut tuntas agar tidak terjadi lagi. Jika karena kelalaian dan ketidaktahuan petugas perusahaan, maka hal ini sangat disesalkan. Jika ada kesengajaan, maka hal ini merupakan bentuk ancaman terhadap kedaulatan bangsa Indonesia," kata Abdul melalui pesan singkatnya, Senin (28/11/2016).

Komisi I DPR belum berencana memanggil pihak tertentu soal pengibaran bendera RRT. Dia hanya menekankan kasus ini harus diselesaikan di meja hijau.

"Kita minta segera diselesaikan secara hukum jika telah terjadi pelanggaran," ucapnya.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah juga meminta penegak hukum menginvestigasi pengibaran bendera Tiongkok itu. Investigasi diperlukan agar masyarakat tidak terprovokasi dengan isu yang berkembang.

"Kemarin TNI bersikap, tapi tolong tetap lakukan investigasi sesuai dengan proses hukum sehingga kemudian tindakan itu kita bisa tindak secara proporsional," kata politikus PKS ini.


(OJE)