Ade Komarudin Berharap Proses Pergantian Ketua DPR Tak Timbulkan Fitnah

Anindya Legia Putri    •    Selasa, 29 Nov 2016 20:48 WIB
berita dpr
Ade Komarudin Berharap Proses Pergantian Ketua DPR Tak Timbulkan Fitnah
Ketua DPR Ade Komarudin. Foto: MI/ Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Pimpinan DPR baru saja selesai menggelar Rapat Pimpinan, di lantai 3, gedung Nusantara III DPR. Berdasarkan pantauan Metrotvnews.com, kelima Pimpinan hadir semua, yakni terdiri dari Ketua DPR Ade Komarudin, Wakil Ketua Fadli Zon, Fahri Hamzah, Taufik Kurniawan, dan Agus Hermanto.

Dalam Rapim, salah satu hal yang menjadi pembahasan yakni perihal pengembalian kursi Ketua DPR dari Ade Komarudin ke Setya Novanto. Di mana, berdasarkan hasil rapat Pleno DPP Partai Golkar tanggal 21 November memutuskan untuk melakukan pemberhentian Ade Komarudin sebagai Ketua DPR dari fraksi Golkar dan menunjuk Setya Novanto sebagai penggantinya sesuai dengan keputusan DPP Partai Golkar, nomor KEP-176/DPP/GOLKAR/XI/2016.

Berdasarkan hasil dari Rapim sementara, disampaikan bahwa rapat Badan Musyawarah baru dapat terlaksana pada Kamis (1/12/2016). Sebagaimana memproses surat masuk sesuai UU MD3, setelah Rapim, surat kemudian dibahas di Bamus, baru dibacakan di Paripurna.

"Kami pimpinan DPR melakukan Rapim, dari setelah Zuhur hingga sore, pembahasan cukup alot, karena ini masalah rumit. Kesimpulannya seperti yang disampaikan semalam, bahwa saya akan memproses usulan pergantian saya sebagai ketua DPR sesuai peraturan yang berlaku. Dalam rapat kami bahas dengan baik. Kita ingin taat aturan, tapi belum tentu kehendak politik berbanding linear dengan peraturan yang ada," ucap Akom, sapaan Ade Komarudin, saat ditemui usai Rapim, Selasa (29/11/2016).

Akom mengakui, saat rapat pimpinan diskors, pihak dari DPP Golkar Idrus Marham selaku Sekjen, mendatangi Akom dan meminta agar Bamus dapat diselesaikan hari ini juga.

"Saat rapat diskors, saya sampaikan kepada Sekjen DPP Golkar Idrus Marham yang datang menemui saya, untuk menyampaikan ke petinggi partai, saya sekarang sedang dalam proses recovery kesehatan saya. Ini menyangkut hal yang agak berat, saya harus second opinion ke luar negeri, untuk tindak lanjut dari yang saya alami. Tolong disampaikan ke petinggi partai, saya mohon bila agar Bamus dilakukan pada Kamis Sore. Dan Insya Allah akan diproses dengan baik. Dan kalau bisa saya yang memimpin biar tidak ada fitnah macam-macam, agar semua jadi clear," papar Akom

Namun disampaikan Akom, partai ingin Pimpinan DPR segera memproses pergantian Ketua DPR.

"Sekjen DPP mengatakan, kehendak partai ingin hari ini juga. Tapi kan Saya butuh hidup dan kehidupan, saya harus ikhtiar, agar sesuatu menjadi sedia kala. Saya bicara berdua Idrus, didampingi Pak Kahar Muzakir, partai berkehendak segera. Sehingga diputuskan dalam Rapim jika Bamus akan diputuskan pada malam ini, jam 20.00 WIB," ujarnya.

"Jadi, ada atau tidak ada saya, Bamus bisa dijalankan. Karena saya harus berangkat malam ini. Mutlak malam ini harus berangkat (ke rumah sakit di luar negeri). Semoga dengan tidak ada saya malam ini, tidak menimbulkan fitnah ke saya atau pun ke partai," ucap Akom.



(ROS)

Ahok Tegaskan tak Pernah Umbar Janji saat Kampanye

Ahok Tegaskan tak Pernah Umbar Janji saat Kampanye

37 minutes Ago

Dia menegaskan hanya menyampaikan kinerjanya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta defenit…

BERITA LAINNYA