Presiden Minta Pos Lintas Batas Dijadikan Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 17 Mar 2017 12:09 WIB
presiden jokowiperbatasan
Presiden Minta Pos Lintas Batas Dijadikan Pusat Pertumbuhan Ekonomi
Ilustrasi-Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menko PMK Puan Maharani (keempat kiri), Menteri Keuangan Sri Mulyani (ketiga kiri), Menteri PU Pera Basoeki Hadimoeljono (kedua kiri), dan Gubernur Kalbar Cornelis (kedua kanan) meninjau Pos Lintas Batas--

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo telah meresmikan tiga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kalimantan Barat. Tiga pos itu, yakni PLBN Entikong, PLBN Nanga Badau dan PLBN Aruk.

Presiden meminta PLBN ini bisa digunakan untuk memperbaiki ekonomi di Kabupaten Sambas. "Saya ingin titip pos lintas batas negara di Aruk ini betul-betul digunakan masyarakat untuk pusat pertumbuhan ekonomi yang baru," kata Presiden saat meresmikan PLBN Aruk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jumat 19 Maret 2017.

Baca: Pagi Ini Presiden Jokowi Kunjungi Daerah Perbatasan di Kalimantan Barat

Ia meminta pos lintas batas negara ini jangan hanya sebatas sebagai kantor Imigrasi, kantor Karantina, kantor Bea Cukai. "Harusnya masyarakat bisa memanfaatkan PLBN ini untuk menumbuhkan ekonomi, yang ada di Kabupaten Sambas," ucap dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun mengapresiasi pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Kalbar saat ini sudah di atas rata-rata nasional, yakni mencapai 5,22 persen.

Dia mengingatkan tingkat pertumbuhan ini harus tetap dijaga, mengingat ekonomi dunia tengah melambat. "Kita dengan susah payah segala jurus kita keluarkan, agar ekonomi kita tidak turun. Alhamdulillah tahun 2016 lalu kita tumbuh 5,02 (persen). Kita adalah masuk dalam tiga besar terbaik setelah India, China, Indonesia," kata dia.

Baca: Presiden Ingin Penyelundupan di Lintas Batas Dihentikan

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja selama tiga hari di Kalimantan Barat. Presiden meresmikan PLBN Nanga Badau di Kabupaten Kapuas Hulu dan PLBN Aruk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Selain itu, Presiden juga memberikan secara simbolis Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Program Makanan Tambahan dan Program Keluarga Harapan (PKH) di beberapa lokasi.


(YDH)