Titiek Soeharto Siap Gantikan Novanto

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 21 Nov 2017 15:02 WIB
partai golkarkorupsi e-ktpsetya novanto
Titiek Soeharto Siap Gantikan Novanto
Putri Presiden ke-2 RI Soeharto, Titiek Soeharto (kanan), berfoto bersama sesama kader Partai Golkar di sela rapat komisi pada Munas IX Golkar di Nusa Dua, Bali, Rabu (3/12/2014). Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Bogor: Musyawarah nasional luar biasa (munaslub) dinilai menjadi jalan keluar untuk menyelesaikan masalah di internal Partai Golkar. Dengan begitu, Golkar dapat memiliki pemimpin baru menggantikan Setya Novanto yang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Jalan keluar terbaik munaslub," kata Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Golkar Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) di Kompleks Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa, 21 November 2017.

Menurut dia, munaslub ini harus dilaksanakan secapatnya. Ia pun ingin jika pun ada pelaksana tugas (plt) ketua umum maka sifatnya sementara.

Plt, kata dia, bisa mempersiapkan Golkar menuju munaslub. Dengan begitu, Golkar memiliki ketua umum yang definitif.

"(Munaslub harus) secepatnya. Ini diperlukan juga untuk pendaftaran di KPU dan sebagainya. Jadi, harus definitif punya ketua umum," ujar dia.

Baca:  DPR bakal Bahas Pengganti Novanto

Putri mantan Presiden Soeharto itu pun mengaku siap jika dipilih menggantikan Novanto memimpin partai berlambang beringin itu. "Kita (sebagai) anak tentara harus siap," ucap dia.

Setya Novanto menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan KTP elektronik (KTP-el). Novanto dan pengusaha Andi Narogong diduga mengatur proyek KTP-el mulai dari penganggaran, pengerjaan, hingga pengadaan.

Dalam surat dakwaan Andi Narogong, Novanto juga disebut telah mengeruk keuntungan Rp574,2 miliar dari proyek ini.




(UWA)