Risma Bantah Larang Bus Antarkan Massa ke Jakarta

Al Abrar    •    Selasa, 29 Nov 2016 15:19 WIB
unjuk rasa
Risma Bantah Larang Bus Antarkan Massa ke Jakarta
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Foto: Antara/Agus Bebeng

Metrotvnews.com, Jakarta: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membantah ada surat masuk dari Polrestabes Surabaya perihal pelarangan otobus mengantar pedemo dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Jakarta. Pemerintah Kota Surabaya hanya mengimbau warga tidak mengikuti Aksi Bela Islam III di Jakarta.
 
"Aku enggak nerima suratnya yang kemarin diisukan, enggak ada. Aku sudah bantah enggak ada surat masuk itu," kata Risma, demikian politikus PDI Perjuangan itu disapa, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/11/2016).
 
Menurut Risma, surat yang masuk ke kantornya harus melalui proses administrasi, dengan begitu surat mudah dicari. Namun, sampai hari ini tidak ada surat terkait pelarangan dari Polrestabes Surabaya yang melarang otobus mengantar pedemo menuju Jakarta.
 
"Sudah saya liat dari tanggal 21-25 enggak ada surat masuk," ujarnya.
 
Terkait Aksi Bela Islam III yang digelar di Monas pada 2 Desember, Risma telah mengimbau kepada masyarakat Surabaya tidak perlu ikut demonstrasi. Apalagi, pada Minggu 27 November masyarakat Surabaya telah menggelar doa bersama.
 
"Kita sudah lakukan pendekatan, dari kecamatan gandeng muspida. Koramil, polsek sudah mendekati warga buat menjelaskan," katanya.
 
Diketahui, Polrestabes Surabaya mengeluarkan surat edaran bernomor B/25/XI/2016. Surat meminta Dinas Perhubungan Surabaya tidak mengeluarkan rekomendasi izin trayek sementara bagi kendaraan angkutan umum/bus yang digunakan untuk mengangkut orang peserta unjuk rasa ke Jakarta.


(FZN)