Jimly: Pengusaha Muslim Justru Jadi Minoritas

   •    Selasa, 21 Mar 2017 03:59 WIB
ekonomi syariah
Jimly: Pengusaha Muslim Justru Jadi Minoritas
Ketua ICMI Jimly Asshidiqie. Foto: Istimewa

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshidiqie mengatakan keberadaan pengusaha muslim di Indonesia semakin minoritas. Pasalnya, dari 50 orang terkaya di Indonesia, hanya 5 pengusaha muslim.

"Kalau dari perspektif penduduk, kita mayoritas muslim. Kalau perspektif ekonomi, kita yang muslim justru minoritas," katanya saat menerima kunjungan Syarikat Kebangkitan Pemuda Islam (SKPI), seperti dalam keterangan tertulis, Senin 20 Maret 2017.

Jimly mengatakan, saat ini yang berkuasa di Indonesia adalah para pengusaha dan pemilik modal. Mereka yang mengatur politik dan kepentingan publik di Indonesia. Para pengusaha dan bandar ini bahkan berani membiayai para politikus dan calon penjabat di daerah untuk menyedot potensi alam jika berhasil memenangi pilkada.

"Oleh karena itu, pengusaha muslim harus mengambil alih kekuasaan dari tangan-tangan jahat. Sudah saatnya pengusaha muslim mengalihkan kekuasaan ke arah yang lebih positif," kata dia.

"Yang berkuasa sebenarnya konglomerat. Karena biaya poltik mahal, para konglongmerat biayai siapa saja yang mau berkuasa. Puncaknya demokrasi dikalahkan pengusaha saat Donald Trump berkuasa. Di Amerika sudah terjadi. Di Indonesia juga terjadi."

Dia meminta pemuda SKPI menggerakkan dunia ekonomi. "Pemuda muslim jangan cuma ngaji. Harus jadi penggerak di bidang ekonomi. Masih banyak yang belum dikerjakan," ujarnya.

Anggota majelis tinggi SKPI Farhan Hasan mengatakan, SKPI didirikan atas keprihatinannya terhadap pemuda muslim yang tidak lagi bangga terhadap identitasnya. "Dalam organisasi ini kita ingin menunjukan kebanggaan pemuda muslim terhadap agamanya," katanya.

Wakil Ketua Umum SKPI Vasco Ruseimy mengatakan, SKPI akan membangkitkan kesadaran dan ghirah para pemuda terhadap Islam. Dirinya khawatir saat ini pemuda muslim sudah tergerus dengan budaya kekinian.


(UWA)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

4 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA