Demokrat Minta Ruhut dan Hayono Kembali ke Jalan Benar

Al Abrar    •    Senin, 26 Sep 2016 13:35 WIB
pilgub dki 2017
Demokrat Minta Ruhut dan Hayono Kembali ke Jalan Benar
Politisikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul -- MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Dua kader Partai Demokrat, Ruhut Sitompul dan Hayono Isman, secara blak-blakan mendukung bakal calon petahana Basuki Tjahaja Purnama di Pilgub DKI. Sikap mereka bertolak belakang dengan keputusan partai yang mengusung Agus Harimurti-Sylviana Murni sebagai bakal cagub dan cawagub DKI.

Ketua DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto meminta Ruhut dan Hayono kembali kepada keputusan partai. Dia juga meminta kedua kader tersebut memahami etika dalam berpolitik.

"Kami imbau kepada yang bersangkutan kembali ke jalan yang benar. Kami harap yang bersangkutan memahami secara utuh fatsun politik," kata Didik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2016).

(Baca: Beda Sikap, Anggota Dewan Pembina Demokrat ini Dukung Ahok-Djarot)

Didik sempat melontarkan sindirian bahwa cemerlangnya karir politik seseorang tak terlepas dari peran partai. Maka itu, kata dia, seharusnya Ruhut dan Hayono bisa menjadi representasi dari kebijakan Demokrat kepada publik.

"Bahwa sudah menetapkan hati di parpol, (pasti) tahu konsekuensinya. Parpol sudah beri kesempatan ruang untuk kadernya besarkan diri sesuai jalur partai. Kalau kader kita merasa jadi kader yang hebat dan andal, sudah barang tentu itu karena kontribusi yang diberikan parpol," tegasnya.


Politisikus Partai Demokrat Hayono Isman (tengah) didampingi istri usai mengelar jumpa pers untuk menyampaikan dukungan terhadap Basuki Tjahaya Purnama-Djarot Saiful Hidayat di Posko Relawan Muda Mudi Ahok, Jakarta Theatre, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9/2016) -- MI/Mohamad Irfan

Menurut Didik, setiap kader wajib mengikuti setiap keputusan partai. Jika ada perbedaan sikap, Dewan Pengawas Partai Demokrat akan memanggil yang bersangkutan.

"Kalau tidak bisa dikonsolidasikan, disatukan, kami di partai tentu secara administasi melakukan pemerikaaan kepada lembaga pengawas yaitu melalui komite pengawas terhadap perbedaan pandangan pilihan antara kader dengan kita," ucapnya.

(Baca: Pilih Ahok-Djarot, Hayono Isman Siap Terima Konsekuensi)

 


(NIN)

KPK Ambil <i>Medical Record</i> Setya Novanto

KPK Ambil Medical Record Setya Novanto

11 hours Ago

Salah satu staf pimpinan DPR yang kerap mengurus keperluan Novanto mengaku, rombongan KPK berku…

BERITA LAINNYA