Partai Berkarya Belum Berniat Usung Tommy Soeharto di Pilpres 2019

M Rodhi Aulia    •    Kamis, 10 Aug 2017 12:49 WIB
pilpres 2019
Partai Berkarya Belum Berniat Usung Tommy Soeharto di Pilpres 2019
Ketua Majelis Tinggi Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra (tengah). Foto: MI/Panca

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Berkarya belum memikirkan nama calon yang akan diusung di Pilpres 2019, temasuk nama Ketua Majelis Tinggi Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Partai Berkarya masih fokus mempersiapkan verifikasi partai politik peserta pemilu.
 
Sekjen Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang, mengatakan, pihaknya belum memikirkan Pilpres 2019. Ia mengungkapkan, belum ada pembicaraan lebih lanjut terkait itu. "Kami belum berpikir ke sana. Kita lihat dinamika politik yang ada dulu. Kami masih fokus persiapan verifikasi," kata Andi kepada Metrotvnews.com, Kamis 10 Agustus 2017.

Baca: Jokowi vs Bukan Jokowi

Terkait disahkannya Undang -undang Pemilu yang memberlakukan presidential threshold 20-25 persen, Partai Berkarya tidak akan mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sebab, sudah ada pihak lain yang mengajukan uji materi. "Kalau sudah ada yang ajukan, kami tak perlu lagi," ujarnya.
 
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, mengatakan, pihaknya masih mempertimbangkan pengajuan uji materi UU Pemilu ke MK. Namun Grace belum merinci lebih lanjut. "Sedang kami siapkan," kata Grace.

Baca: Siapapun yang Ingin Nyapres Diminta Segera Buka Mulut

Sebelumnya Partai Idaman telah mengajukan uji materi UU Pemilu ke MK. Ada dua pasal yang dipersoalkan. Pasal 173 ayat (1) dan ayat (3). Pasal itu terkait verifikasi partai politik yang dianggap mengandung unsur diskriminasi. Kemudian Pasal 222 terkait presidential threshold 20-25 persen.
 
"Kami telah menetapkan Rhoma Irama (Ketua Umum Partai Idaman) capres. Kami akan mengalami kerugian kalau PT 20 persen," kata Sekjen Partai Idaman, Ramdansyah.




(FZN)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

3 hours Ago

Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat ikut menyediakan teknologi perekaman KTP-el. Terselip na…

BERITA LAINNYA