DPR Diminta Meninjau Ulang Larangan Kampanye di Kampus

Arga sumantri    •    Kamis, 11 Oct 2018 12:34 WIB
kampanyepilpres 2019
DPR Diminta Meninjau Ulang Larangan Kampanye di Kampus
Direktur Relawan TKN Jokowi-Amin, Maman Imanulhaq,/Medcom.id/Arga Sumantri

Jakarta: Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Maman Imanulhaq, meminta DPR meninjau ulang aturan larangan kampanye di lembaga pendidikan. Terutama di lingkungan perguruan tinggi.

"Karena menurut saya kita enggak ingin menjauhkan mahasiswa dari politik," kata Maman di Posko Cemara 19 Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Oktober 2018.

Baca juga: Capres-Cawapres Dilarang Masuk Kampus

Maman mengatakan regulasi kampanye di kampus harus ada yang diubah. Mahasiswa perlu turut serta dalam dinamika politik praktis dalam konteks ide dan gagasan.

"Bukan dalam konteks mereka jadi tim hore atau dimobilisasi untuk memilih satu calon," ujarnya.

Baca juga: Kampus Boleh Gelar Debat Capres Tapi Ada Syaratnya

Maman sepakat kampanye dalam bentuk orasi ajakan memilih secara terang-terangan dilarang. Namun, kata dia, kampanye di kampus sejatinya bisa dilakukan dalam bentuk diskusi.

"Kita butuh pikiran dan gagasan mahasiswa. Apa keinginannya untuk Indonesia ke depan. Saya kira regulasinya harus diubah," jelas Maman.

Baca juga: Debat Capres di Kampus Jadi Ajang Pendidikan Politik

Bagaimanapun, mahasiswa merupakan bibit pemimpin bangsa. Mahasiswa harus diajak lebih kritis dan melek ide maupuan gagasan pemimpin saat ini.

"Sehingga mereka boleh mengkritik, mendukung, menanggapi, dan sebagainya. Kalau kampanye-kampanye terbuka, yel-yel itu, jelas harus dilarang," tegas politikus PKB itu.


(OJE)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA