Gatot Diminta tak Lakukan Mutasi di Akhir Jabatannya

Antara    •    Selasa, 05 Dec 2017 10:13 WIB
tnipanglima tni gatot nurmantyo
Gatot Diminta tak Lakukan Mutasi di Akhir Jabatannya
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo--MI/Susanto

Jakarta: Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo diminta tak melakukan langkah strategis di akhir masa jabatannya. Salah satunya dengan melakukan mutasi perwira tinggi di TNI demi untuk menjaga kondusifitas.

"Jenderal Gatot tidak membuat keputusan-keputusan strategis di akhir masa jabatannya termasuk memutasi para perwira tingginya," kata Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin melalui pesan singkatnya di Jakarta, Selasa, 5 Desember 2017.

Dia mengatakan mutasi para perwira tinggi sebaiknya dilakukan Panglima TNI yang baru, agar suasana kondusif akan lebih tercipta. Sementara itu, dia menilai karena sudah ada surat resmi dari Presiden Joko Widodo tentang rencana pemberhentian Jenderal TNI Gatot, maka sebaiknya yang bersangkutan sudah mulai menyiapkan memo serah terima jabatan.

Baca: Pergantian Panglima TNI Dibahas di Rapat Paripurna Besok

Setelah Presiden mengirimkan surat kepada DPR per-tanggal 3 Desember 2017 tentang pemberhentian dan pengangkatan Panglima TNI, maka Komisi I DPR akan segera melaksanakan uji kelayakan terhadap calon Panglima TNI baru.

"Berdasarkan prosedur yang berlaku, Komisi I DPR akan segera melaksanakan uji kelayakan terhadap Panglima TNI baru yang menurut surat tersebut ditunjuk Marsekal TNI Hadi Tjahjanto," ujarnya.


Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin--MI/Angga Yuniar. 

Dia mengatakan konsekuensi logisnya adalah calon Panglima TNI harus segera menyiapkan diri untuk mengikuti uji kelayakan yang akan dilaksanakan di Komisi I DPR.

Sebelumnya, DPR RI telah menerima surat dari Presiden Joko Widodo tentang pemberhentian dengan hormat Jenderal Gatot Nurmantyo dan pengangkatan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI.

"Tadi pagi saya menerima Menteri Sekretaris Negara Prof Pratikno, menyampaikan surat dari Presiden tentang rencana pemberhentian dengan hormat Jenderal Gatot Nurmantyo dan pengangkatan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI yang baru," kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 4 Desember 2017.

Fadli mengatakan setelah Pimpinan menerima surat tersebut, langsung diserahkan kepada Kesekjenan DPR untuk di proses dan dijadwalkan hari ini akan digelar Rapat Pimpinan DPR lalu dilanjutkan dengan Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR. Dia menjelaskan dalam surat Presiden tersebut juga disampaikan keinginan agar proses pergantian Panglima TNI tidak dalam waktu yang lama.



(YDH)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

50 minutes Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA