Kapolri Usul Pilkada Langsung Ditinjau Ulang

Whisnu Mardiansyah    •    Rabu, 14 Mar 2018 15:49 WIB
pilkada 2018
Kapolri Usul Pilkada Langsung Ditinjau Ulang
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay.

Jakarta: Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta pemilihan kepala daerah secara langsung ditinjau ulang. Ongkos pilkada langsung tergolong tinggi, dan ini memancing perilaku koruptif.

"Evaluasi, kalau memang baik lanjutkan. Kalau banyak mudaratnya dicarikan solusi lain," kata Tito saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabum 14 Maret 2018.

Menurut Kapolri, biaya politik setiap calon jauh di atas gaji yang calon terima ketika terpilih menjadi kepala daerah. Walhasil, belakangan banyak kepala daerah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tindak pidana korupsi.

"Pilkada langsung demokrasi berbiaya tinggi," jelasnya.

Baca: Mendagri: Pemerintah tak Bisa Intervensi KPK

Pada Pilkada 2018, tambah Tito, Polri bersama Kejaksaan dan KPK gencar meng-OTT. Perilaku calon kepala daerah yang koruptif pun bisa diantisipasi dini sebelum mereka menjabat.

"Saya kira dari KPK sudah melakukan OTT dari Polri juga satu kali melaksanakan OTT. Sekali lagi ini tujuannya hanya untuk me-reduce tanpa bermaksud berpihak pada partai manapun juga," pungkas dia.




(OGI)