Djan Mengaku Banyak Dikritik karena Terlalu Toleran

Dian Ihsan Siregar    •    Sabtu, 18 Mar 2017 14:27 WIB
ppp
Djan Mengaku Banyak Dikritik karena Terlalu Toleran
Djan Faridz. Foto: Metrotvnews.com/Dian

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum PPP versi muktamar Jakarta, Djan Faridz, mengaku banyak dikritik karena terlalu toleran memasukkan nonmuslim ke partainya. Apalagi, katanya, belakangan banyak keturunan Tiongkok yang menjadi kader partai berlambang Kabah itu.

Ditambah, istri ketiga Djan juga keturunan Tiongkok dan dia mendukung pencalonan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat di pilkada DKI Jakarta 2017.

"Saya di-bully habis-habisan. Lah, emang kenapa? Salahnya di mana? Partai Kabah sudah dirasuki Cina serakah. Innalillahi. Bini gue bukan pengurus PPP. Saya akui istri saya Cina. Saya nikahi beliau dan masuk Islam. Saya Islam kan istri saya. Artinya, ada manfaatnya untuk saya," kata Djan, ditemui di acara peresmian Relawan Badja Bhinneka Tunggal Ika di bilangan Menteng, Jakarta, Sabtu 18 Maret 2017.

Jika Ahok perempuan, kata Djan, mungkin dia jadikan istri keempat. Sebab, Ahok pro Islam dan telah memiliki program kerja yang bagus untuk lima tahun ke depan.

"Ahok ini Cina. Dia janji marbot mendapatkan gaji bulanan. Pasti membawa manfaat untuk umat Islam," kata Djan.

Djan mengatakan, program Ahok-Djarot sudah bagus untuk lima tahun ke depan. "Jadi, calon kita sudah terbukti. Semua diurusin sama beliau (Ahok). Kalau mau maju jangan nyontek program calon lain. Kalau mau maju, ya bikin program sendiri. Ajukan program yang berbeda. Jangan ngomongin program kita. Nyontek emang gak malu," kata Djan.




(UWA)

Golkar Ancam Pecat Dolly Kurnia

Golkar Ancam Pecat Dolly Kurnia

2 hours Ago

Golkar akan menerapkakan aturan partai terhadap kader yang dianggap melanggar aturan dan indisi…

BERITA LAINNYA