Cak Imin Bongkar Kontrak Politik dengan Rhoma Irama

M Rodhi Aulia    •    Rabu, 13 Dec 2017 06:51 WIB
pkb
Cak Imin Bongkar Kontrak Politik dengan Rhoma Irama
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin)/ANT/Hafidz Mubarak

Jakarta: Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) blak-blakan soal batalnya PKB mengusung Rhoma Irama pada Pilpres 2014. Ia jengah dianggap licik karena terkesan begitu saja meninggalkan Rhoma yang telah bekerja keras.

Cak Imin mengklaim belum pernah blak-blakan ke publik terkait ini sejak kejadian tersebut.

"Orang enggak tahu kita sama Rhoma itu, pembicaraannya sangat dalam. Dalam artian fair. Fair dalam artian ada kontrak tertulis yang orang enggak tahu dan dianggapnya licik kalau belum tahu. Ini sedikit saya buka saja," jelas Cak Imin dalam Ngopi Darat bersama Netizen di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 12 Desember 2017 malam.

Cak Imin menjelaskan dalam kontrak tertulis itu terdapat poin PKB akan mencalonkan Rhoma sebagai presiden jika pedangdut utu berhasil meningkatkan suara PKB hingga 15 persen. Rhoma setuju dan berkampanye di berbagai wilayah di Indonesia.

"Kontraknya tertulis. Pakai notaris, di depan saksi-saksi. Ada beberapa poin penting. Salah satunya tugas Rhoma apa, tugas saya apa, dan hasil akhirnya apa," ucap dia.

Menurut Cak Imin, kontribusi Rhoma pada PKB memang ada. Terutama dari tiga daerah yang menjadi basis massa fanatik Rhoma, NTB, Jawa Barat, dan Aceh.

"Tapi ternyata Rhoma Irama tidak bisa berkontribusi hingga 15 persen. Akhirnya berhenti. Orang mengira saya membohongi Rhoma Irama. Itu licik. Padahal tidak licik. Kontrak politiknya begitu," tegas dia.

Namun, Cak Imin mengklaim hubungan dirinya dengan Rhoma baik-baik saja hingga hari ini. Cak Imin membantah berbuat licik dan berharap tudingan itu muncul  hanya karena informasi yang tidak lengkap.

"Demikian klarifikasi saya, moga-moga tidak terus dikira licik," ucap dia.

PKB mendapatkan suara 9,04 persen pada Pileg 2014. Pada Pilpres 2014, PKB bersama partai lain mendukung pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.


(OJE)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA