Fadli Zon: Jangan Berpikir Prabowo Jadi Wakil Jokowi

Muhammad Al Hasan    •    Senin, 19 Feb 2018 13:45 WIB
pemilu serentak 2019
Fadli Zon: Jangan Berpikir Prabowo Jadi Wakil Jokowi
Presiden Jokowi (kiri) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Foto: Antara/Widodo S Jusuf

Jakarta: Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menyangkal isu Prabowo akan disandingkan dengan Joko Widodo (Jokowi). Apalagi isu itu menyatakan Prabowo akan menjadi calon wakil presiden Sang Petahana.

Fadli mengatakan latar belakang pendekatan politik antara Jokowi dan Prabowo berbeda.

"Pokoknya jangan berpikir Pak Prabowo mau disandingkan dengan Pak Jokowi. Platform-nya beda. Pendekatan dan strateginya beda," kata Fadli saat ditemui di Gedung Nusantara III DPR RI, Senin, 19 Januari 2018.

Fadli menegaskan strategi yang diusung Jokowi berbeda dengan strategi Prabowo. Menurut dia, Jokowi itu memiliki strategi ekonomi liberal yang sangat bertolak belakang dengan strateginya. Prabowo, katanya, lebih mengedepankan ekonomi kerakyatan.

"Ekonomi liberal kelihatannya saja kerakyatan, tapi sebenernya bikin rakyat makin susah. Kalau ekonomi kerakyatan mengutamakan kesejahteraan buruh, nelayan, hingga pedagang pasar," kata wakil ketua DPR itu.

Fadli juga menegaskan Prabowo tak gentar untuk kembali bertarung di Pemilihan Presiden 2019. Saran agar Prabowo menjadi 'king maker' disebut saran yang kontraproduktif.

"(Saran) itu keluar dari orang yang takut Pak Prabowo maju. Mereka khawatir Pak Jokowi akan kalah. Dan menurut saya akan kalah. Jadi, makanya ada kekhawatiran Pak Prabowo kembali (mencalonkan diri)," kata dia.

Baca: Pemilu Tanpa Gaduh Jika Jokowi Prabowo Bersatu

Sebelumnya, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menilai tak tertutup kemungkinan Jokowi berpasangan dengan Prabowo. Ia menilai pemilu bakal berjalan kondusif jika keduanya bersanding.

"Jokowi-Prabowo digabungkan, pemilu tanpa gaduh, lebih cepat recovery perbaikan ekonomi dan program pemerintah," kata Bambang, Minggu, 18 Februari 2018.  

Lembaga survei Poltracking Indonesia juga memasukkan skenario Jokowi-Prabowo di Pilpres 2019. Publik menilai Skenario ini di luar dugaan.

Dalam skenario ini, menurut Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda, hanya akan ada dua model kemungkinan peta koalisi pencapresan, yakni Poros Jokowi-Prabowo berhadapan dengan Agus Harimurti Yudhoyono dan pasangannya.




(UWA)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

20 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA