SBY dan Prabowo akan Bertemu Beberapa Hari ke Depan

Whisnu Mardiansyah    •    Sabtu, 07 Jul 2018 14:51 WIB
sbyprabowopilpres 2019
SBY dan Prabowo akan Bertemu Beberapa Hari ke Depan
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra--MI/Arya Manggala

Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra bakal bertemu dalam waktu dekat. Pertemuan ini tindak lanjut dari pertemuan pertama yang diwakili Waketum Syarief Hasan di kediaman Prabowo.

"Kemarin saya bertemu dengan Pak Syarief, dan menyampaikan bahwa Pak SBY senang dengan respons Pak Prabowo. Pak Syarief menyampaikan akan ada pertemuan antara pak SBY dengan Pak Prabowo beberapa hari ke depan," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 Juli 2018.

Dalam pertemuan nanti, selain membicarakan tentang peluang koalisi di Pilpres 2019, juga membahas masalah-masalah bangsa terkini. Terutama melemahnya ekonomi dan nilai tukar rupiah dalam beberapa terakhir.

"Mudah-mudahan Pak SBY berkomunikasi dengan Pak Prabowo, kemudian nanti koalisinya bertambah kuat. Apalagi mas AHY bisa bersama-sama dengan kita itu juga menjadi jauh lebih baik," jelas Ferry.

Baca: Syarief Hasan Ungkap Prabowo Ajak Demokrat Koalisi

Ferry mengakui sosok AHY satu potensi cawapres yang memiliki elektabilitas tinggi. Oleh karena itu, pembicaraan tersebut tersampaikan kepada Demokrat yang kemudian dinisiasi pertemuan awal antara Syarief Hasan dan Prabowo.
 
"Kunjungan Pak Syarief memiliki arti tersendiri saat ini dan Insyaallah itu akan melapangkan jalan kemungkinan koalisi antara Gerindra dan Demokrat," pungkasnya.

Kamis, 5 Juni 2018, Prabowo bertemu dengan Syarief Hasan. Menurut Syarif, dalam pertemuan, Prabowo melihat kesempatan membangun Indonesia ke arah lebih baik dengan koalisi Gerindra-Demokrat.

“Pak Prabowo melihat bahwa kita ingin bangun bangsa ini lebih baik. Kalau Gerindra bisa koalisi dengan mengusung Prabowo dan AHY maka dapat dipastikan bahwa Indonesia akan lebih bagus ke depan,” kata Syarif.

Baca: Pertemuan SBY dan Prabowo bakal Bahas Koalisi

Demokrat menilai ajakan tersebut menarik. Syarief menilai, koalisi Prabowo-AHY memiliki peluang besar jika jadi terbentuk. Ia melihat elektabilitas keduanya cukup tinggi bahkan menyaingi petahana, Joko Widodo.

“Jadi kalau elektabilitas keduanya bersama itu bisa jadi nilai tambah sehingga secara akumulatif kita hitung itu 38 persen. Kalau 38 persen berarti mulai head to head ke Pak Jokowi yang konon katanya maksimal 40 persen,” tutur dia.


(YDH)