Seruan Hijrah Jokowi Direspons Positif Alumni IMM

M Sholahadhin Azhar    •    Selasa, 06 Nov 2018 14:54 WIB
presiden jokowi
Seruan Hijrah Jokowi Direspons Positif Alumni IMM
presiden Jokowi--MI/Ramdani

Jakarta: Seruan hijrah Presiden Joko Widodo mendapat sambutan hangat dari Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Kornas Fokal IMM). Wasekjen Kornas Fokal IMM Muhammad Husen Db menyebut hal tersebut sebagai ajakan membangun bangsa.

"Bangsa yang berhijrah untuk kebaikan masyarakatnya. Berhijrah untuk kemajuan bangsa ini," ujar Husen melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 6 November 2018.

Seruan tersebut, kata dia, mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia ke jalur lebih baik. Terutama dari tingkah laku yang mengkerdilkan bangsa ini. Dari pesimisme menjadi optimisme.

"Hindarkan diri kita dari sifat tempramental menjadi keramahtamahan. Karena keramahtamahan adalah nilai luhur yang tidak boleh dilunturkan oleh siapapun," kata Husen.

Baca: Seruan Hijrah Jokowi Dianggap Bermakna Universal

Menurutnya, hijrah menjadi poin penting, karena para nabi dan filsuf dunia telah menyerukan hal itu. Perubahan ke arah positif juga dibuktikan dalam hijrah-hijrah mereka. Artinya, hal tersebut merupakan peluang untuk menyejahterakan Indonesia.

Jokowi, kata Husen, benar-benar mengambil peran sebagai pemimpin dengan mengikuti narasi yang baik dalam mencapai kebangkitan.

"Dan sudah seharusnya pemimpin negeri ini menjadikan gerakan hijrah bersama menuju yang disebut dengan baldatun thaibatun wa robbun ghofur," sebutnya.

Seperti diketahui, ada empat poin hijrah besutan Jokowi. Pertama, inkumben mengajak semua pihak berhijrah dari pesimisme menuju ke optimisme.

Kedua, dari individualisme menuju ke kolaborasi. Ketiga, dari marah-marah ke sabar. Dan keempat, dari monopoli ke persaingan sehat.


(YDH)