Belum Serahkan Draf RUU Pemilu, Pemerintah Diangap tak Serius

Al Abrar    •    Rabu, 19 Oct 2016 12:31 WIB
revisi uu pemilu
Belum Serahkan Draf RUU Pemilu, Pemerintah Diangap tak Serius
Anggota Komisi II Yandri Susanto/ANT/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah belum menyerahkan draf rancangan UU Penyelenggaraan Pemilu kepada DPR. Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PAN Yandri Susanto menyayangkan sikap pemerintah.

Pemerintah sempat menjanjikan draf diserahkan awal September lalu. Apalagi, UU memerintahkan dua tahun sebelum pemilu, persiapan sudah harus dilaksanakan.

"Kalau sampai hari ini belum diserahkan. Komisi II menganggap pemerintah tidak serius," kata Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Yandri mengatakan, terlambatnya penyerahan draf tersebut lantaran ada unsur kepentingan politik di dalamnya. Menurut dia, ada tarik menarik yang menyebabkan lambatnya draf RUU tersebut diserahkan ke parlemen.

"Yang saya dengar itu bagaimana sistem pemilu ke depan, apakah tetap mempertahankan proporsional terbuka atau tertutup," ujarnya.

Baca: Draf RUU Pemilu Dikirim ke DPR Pekan Depan

Tahapan pemilu dipastikan terganggu apabila pemerintah tak juga menyerahkan draf. Terlebih, DPR akan memasuki masa reses akhir Oktober. Pembahasan dipastikan ikut molor lagi.

Tudingan kelambanan diberikan karena pemerintah sempat menjanjikan segera merampungkan draf RUU Penyelenggaraan Pemilu. Pada 29 Agustus, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyatakan draf akan dikirim awal September.

Presiden, kata Pramono, segera membahas melalui rapat terbatas. Komunikasi antara Presiden-Mendagri Tjahjo Kumolo pun diklaim berlangsung lancar.

Sayangnya, hingga kini rapat terbatas tak kunjung dilaksanakan dan amanat presiden (Ampres) pembahasan tak kunjung keluar.


(OJE)

Opsi: Manuver Setya Novanto (4)

Opsi: Manuver Setya Novanto (4)

14 minutes Ago

Pembongkaran kasus korupsi KTP-el terasa kental dengan drama yang penuh intrik. Meski telah men…

BERITA LAINNYA