Berita Hoaks Diperkirakan Ramai Jelang Pilkada dan Pilpres

Riyan Ferdianto    •    Selasa, 28 Nov 2017 05:30 WIB
hoax
Berita Hoaks Diperkirakan Ramai Jelang Pilkada dan Pilpres
Ilustrasi

Jakarta: Anggota Komisi I DPR RI Arief Suditomo memperkirakan, pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2018 dan pemilihan Presiden (Pilpres)tahun 2019 penyebaran berita hoaks melalui media sosial akan semakin masif. Pemerintah dinilai harus melakukan langkah-langkah antisipasi agar kondisi masyarakan tetap kondusif.

"Penyebaran berita hoaks itu sudah terjadi pada Pilkada serentak tahun 2017. Apalagi Pilkada DKI Jakarta 2017 yang berlangsung panas," kata Arif Suditomo, dilansir Antara, Senin 27 November 2017

Pemerintah, khususnya Kementerian Komunikasi dan Informasi diimbau untuk bekerja sama dengan lembaga terkait untuk menyosialisasikan kampanye anti-hoaxks ke masyarakat. Terutama ke lokasi seperti kampus-kampus, sekolah, dan kelompok masyarakat.

Politikus Partai Hanura ini menambahkan, hal tersebut juga diamanahkan dalam UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Apalagi, dalam UU ITE menyebutkan, berita hoaks yang menyangkut pencemaran nama baik dapat dikenakan sanksi pidana.

Baca: Polisi Pantau Medsos 24 Jam

Arief juga mengingatkan agar masyarakat untuk dapat kritis dan cermat dalam menerima informasi-informasi, terutama melalui media sosial dengan menyaring berita positif dan negatif, serta berita valid dan tidak valid.

Sementara itu, pakar hukum tata negara Irman Putra Sidin mengatakan, Indonesia telah menegakkan demokrasi sejak memasuki era reformasi 17tahun lalu. Berkembangnya media sosial, menurut dia, turut membonceng penerapan demokrasi di Indonesia,

Melalui media sosial, kata dia, masyarakat dapat menyampaikan
pandangan dan ekspresinya secara bebas dan dapat menyebar menjadi viral.

"Persoalannya opini dan pandangan yang disampaikan melalui media sosial tersebut belum tentu betul alias 'hoax' dan belum tentu dapat
dipertanggungjawabkan," tuturnya.


(DMR)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA