Nurdin Halid: Undur Diri Airlangga itu Urusan Presiden

M Rodhi Aulia    •    Kamis, 07 Dec 2017 00:11 WIB
partai golkar
Nurdin Halid: Undur Diri Airlangga itu Urusan Presiden
Partai Golongan Karya/Metrotvnews.com/Rakhmat Riyandi

Jakarta: Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid enggan berspekulasi soal posisi Airlangga Hartarto di kabinet jika terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Nurdin menyerahkan hal itu kepada Presiden Joko Widodo.

"Tidak tahu saya. Itu tanya yang bersangkutan. Itu urusan Presiden kan," kata Nurdin di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu 6 Desember 2017.

Sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Nurdin mengaku mendukung Airlangga sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Namun ia belum bisa memastikan apakah semua DPD I lain yang mendorong Munaslub pasti mendukung Airlangga. "Tanya mereka (para anggota DPD I)," singkat dia.

Baca juga: Bamsoet Didorong Gantikan Novanto sebagai Ketua DPR

Sementara, Ketua Forum DPD I Partai Golkar Ridwan Bae mengungkapkan saat ini pihaknya baru berpikir pada tahap percepatan Munaslub. Pihaknya belum berbicara soal calon ketua umum Golkar.

"Kita belum bicara pak Airlangga. Kalau dia terpilih, apakah harus mundur, itu tergantung Presiden. Yang penting sudah ada izin Presiden untuk maju. Kalau urusan menteri, Presiden punya urusan," kata Ridwan.

Sejauh ini ada tiga nama yang digadang-gadang untuk maju menjadi calon ketua umum Partai Golkar. Mereka adalah Airlangga Hartarto, Idrus Marham dan Azis Syamsudin.

Baca juga: Dedi Mulyadi Sebut Suara Golkar Sudah Bulat untuk Munaslub

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin berharap Munaslub bisa digelar akhir Desember atau awal tahun 2018 mendatang. Tujuannya, agar persiapan Pilkada 2018 tidak terganggu.

"Saya kira sekarang bolanya ada di pelaksana Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk merespon segera melakukan rapat pleno DPP untuk melakukan persiapan persiapan Munaslub," ujar Mahyudin beberapa waktu lalu.


(CIT)