Bamsoet Didorong Gantikan Novanto sebagai Ketua DPR

   •    Selasa, 05 Dec 2017 20:29 WIB
partai golkarsetya novantopergantian ketua dpr
Bamsoet Didorong Gantikan Novanto sebagai Ketua DPR
Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo. Foto: MI/Rommy Pujianto

Jakarta: Sosok muda diharapkan muncul sebagai pengganti Setya Novanto untuk menduduki jabatan ketua DPR. Anggota Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyorongkan nama Bambang Soesatyo.

"DPR membutuhkan figur muda seperti Bamsoet (Bambang Soesatyo) yang dapat menjaga stabilitas politik dan meningkatkan kinerja," kata politisi Partai NasDem itu dalam keterangan tertulis, Selasa, 5 Desember 2017.

Bamsoet saat ini memimpin Komisi III DPR RI. Di kepengurusan Partai Golkar, Bambang menjabat sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa II (Jateng dan DIY). Bamsoet juga pernah menjabat Sekretaris Fraksi Golkar DPR.

Sahroni menilai Bamsoet piawai berkomunikasi, terutama di tingkat fraksi. “Kemampuannya memimpin Komisi III DPR membuktikan kapasitas sebagai sosok muda yang mempunyai kemampuan politik dan kenegaraan yang bagus,” ujar Sahroni.

Sahroni memandang rekan sejawatnya itu mampu menjembatani komunikasi antara legislatif dengan eksekutif. Hal ini, kata dia, dibuktikan dengan adanya hubungan baik antara Komisi III dengan penegak hukum selaku mitra kerja.

Baca: Titiek Soeharto Berniat Gantikan Novanto

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Kehormatan Golkar Akbar Tandjung menyebutkan pengganti Novanto harus yang sudah lama di fraksi.

"Kita serahkan pada mekanisme yang ada saja. Kita lihat siapa yang paling tepat. Siapa yang sudah ada pengalaman panjang atau sudah menjadi pimpinan komisi? Mungkin juga dari panitia-panitia (khusus)," kata Akbar.

Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono berpendapat sosok yang didukung pemerintah sebagai mitra akan lebih baik menjadi pimpinan DPR. Hal ini menanggapi kabar adanya restu pemerintah untuk menduduki kursi Ketua DPR.

KPK menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi KTP elektronik (KTP-el). Sejumlah pihak meminta Novanto mundur baik sebagai ketua umum Golkar maupun ketua DPR.




(UWA)