Romy: Jokowi Bakal Blak-Blakan terkait Peluang Duet dengan Prabowo

Whisnu Mardiansyah    •    Rabu, 25 Apr 2018 05:00 WIB
pilpres 2019
Romy: Jokowi Bakal Blak-Blakan terkait Peluang Duet dengan Prabowo
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum DPP Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto (kanan) di teras belakang Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/11/2016). Foto: Antara/Widodo S. Jusuf

Jakarta: Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy masih mendambakan Presiden Joko widodo diduetkan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Romy sapaan akrabnya mengatakan Jokowi akan berbicara blak-blakan soal peluang tersebut. 

"Besok malam kita akan lihat di salah satu stasiun (televisi), Pak Jokowi akan mengatakan semua opsi masih dibuka, termasuk kemungkinan berduet dengan Prabowo," kata Romi ketika ditemui di acara Hari Lahir Gerakan Pemuda Anshor yang ke-84 di Green Pramuka Square, Jakarta, Selasa, 24 April 2018.

Romy menegaskan partainya legowo jika memang Jokowi memilih bersanding dengan Prabowo. Dia bilang, hal ini perlu juga dilakukan demi kebaikan dan kepentingan nasional serta meredam ujaran kebencian dan polarisasi yang terjadi di antara dua kubu. 

"Saya kira demi kebaikan bangsa ini. Kalau kemudian ujaran kebencian yang ada sekarang didasarkan atas pilihan presiden yang berbeda, itu bisa disatukan dengan bersatunya dua pemimpin, bagi PPP mengapa tidak," ujar Romy.

Menurut Romy, yang terpenting bagi PPP adalah pemilu nanti bisa berjalan dengan lancar dan damai. Ia bilang pesta demokrasi seharusnya jadi hiburan bagi masyarakat bukan justru menimbulkan kegaduhan. 

"Yang paling penting kita lalui proses demokrasi ini dengan aman, damai, beradab, bermartabat, kontestasinya menyenangkan dan menghibur bagi rakyat," tutur dia.

Seperti diketahui, sejumlah partai sudah menyatakan dukungannya pada Jokowi. Selain PDIP, ada Golkar, Hanura, Nasdem, dan PPP. Sementara itu, ada tiga parpol nonparlemen seperti PSI, PKPI, dan Perindo yang juga memberikan dukungan. Adapun Gerindra, PKS dan PAN mencalonkan kembali Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menjadi calon presiden.


(SCI)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA