Hidayat Nur Wahid tak Khawatir Elektabilitas PKS Tergerus

Lukman Diah Sari    •    Sabtu, 11 Aug 2018 03:59 WIB
pemilu serentak 2019
Hidayat Nur Wahid tak Khawatir Elektabilitas PKS Tergerus
Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid dan Ketua Umum PAN ZUlkifli Hasan. ANT/M Adimaja.

Jakarta: Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid tak khawatir keputusan mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai calon presiden dan wakil presiden berpengaruh terhadap elektabilitas partai. Ia menilai pemilih PKS tak hanya melihat figur tapi kualitas calon yang diusung partai. 

"Oke enggak punya kader di capres atau cawapres, apakah kemudian pemilih kami tidak memilih caleg dari PKS? Enggak dong. Pastilah mereka akan melihat kualitas figur nya, itu yang jadi basis PKS selama ini," kata Hidayat di KPU, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Agustus 2018.

Hidayat tak khawatir dengan elektabilitas Prabowo dan Sandiaga yang dinilai rendah. Toh, pasangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno juga tak diunggulkan saat memenangkan Pilkada DKI Jakarta.

"Nama beliau sama sekali baru, tidak ada lembaga survei yang memilih beliau dalam konteks arus utama, dan anda ingat ketika dulu dimajukan cagub cawagub, Anies-Sandi itu elektabilitasnya paling rendah," jelas Hidayat.

Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden didampingi mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Pasangan ini didukung empat partai politik, Partai Gerindra, PKS, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat.

Sementara, Presiden Joko Widodo memutuskan menggandeng Ketua MUI Ma'ruf Amin sebagai pendampingnya untuk Pilpres 2019. Jokowi dan Ma'ruf didukung enam parpol yang duduk di parlemen, PDI Perjuangan, Partai NasDem, PKB, PPP, Partai Golkar, dan Partai Hanura. Pasangan ini juga didukung tiga parpol nonparlemen seperti PSI, PKPI, dan Partai Perindo.


(DRI)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

6 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA