KPU Tunggu Laporan PPATK

Nur Aivanni    •    Sabtu, 15 Jul 2017 10:02 WIB
pilkada serentak
KPU Tunggu Laporan PPATK
Lambang Komisi Pemilihan Umum. (Foto: MI/Susanto)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih menunggu laporan resmi dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait adanya temuan transaksi mencurigakan dalam pilkada 2017. KPU akan mengkajinya sesuai dengan regulasi yang berlaku bila PPATK telah menyampaikan temuan tersebut.

"KPU akan menunggu bagaimana temuan PPATK tersebut seperti apa," kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi saat dihubungi Media Indonesia, Jumat 14 Juli 2017.

Pramono mengaku belum ada komunikasi antara KPU dan PPATK soal temuan ini. Ia pun enggan menyampaikan apakah hasil temuan tersebut bisa berdampak pada hasil pilkada 2017 atau tidak.

"KPU tidak mau berandai-andai. Kita lihat saja setelah kami menerima masukan tersebut secara resmi dari PPATK," ucapnya.

Baca: PPATK Temukan 10 Bentuk Transaksi Mencurigakan di Pilkada 2017

Secara terpisah, Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin menyampaikan hal yang senada. Ia mengatakan, Bawaslu akan menindaklanjuti temuan PPATK tersebut dengan aturan yang berlaku.

Nantinya, kata dia, Bawaslu akan menelusuri sumber dan penerima dari 10 transaksi mencurigakan tersebut. Pasalnya, transaksi itu dikhawatirkan berasal dari sumber dana kampanye yang dilarang.

"Kita juga akan cek apakah transaksi itu tidak dilaporkan dalam laporan sumbangan dana kampanye meski harusnya transaksi itu baiknya dilaporkan pada saat proses terjadi. Yang pasti kita akan koordinasi dengan Bawaslu DKI jika ada laporan itu," tandasnya.

Baca: Transaksi Mencurigakan Pilkada 2017 akan Diserahkan ke KPU dan Bawaslu

Untuk diketahui, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan adanya 10 bentuk transaksi mencurigakan yang berkaitan dengan pilkada 2017. Temuan tersebut sudah masuk dalam tahap analisis. Kepala PPATK Ki Agus Badaruddin menyampaikan, hasil temuan tersebut nantinya akan disampaikan kepada KPU dan Bawaslu.


(AZF)