ICW Minta Novanto Mundur dari Jabatannya

Damar Iradat    •    Selasa, 18 Jul 2017 08:50 WIB
korupsi e-ktp
ICW Minta Novanto Mundur dari Jabatannya
Ketua DPR Setya Novanto. Foto: MI/Rommy

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia Corruption Watch meminta Ketua DPR Setya Novanto mundur dari jabatannya. Hal ini menyusul ditetapkannya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el).
 
Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW Donal Fariz mengatakan, Novanto harusnya mengundurkan diri. Sebab, Novanto bakal sibuk menghadapi proses hukum yang menyeretnya. "SN harus mundur sebagai Ketua DPR," kata Donal lewat keterangan tertulisnya, Selasa 18 Juli 2017.

Baca: Kursi Pimpinan DPR Diminta Dikocok Ulang

Menurut Donal, penguduran diri Novanto harus dilakukan agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang sebagai pimpinan lembaga negara untuk melawan proses hukum. Sehingga tidak terjadi konflik kepentingan.
 
ICW meminta Partai Golkar melakukan pembenahan internal untuk mengganti Novanto. Golkar, kata ICW, harus mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan KPK. "Agar citra partai tidak semakin terbenam," tutur dia.
 
Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) menetapkan Novanto sebagai tersangka kasus korupsi KTP elektronik setelah KPK mencermati fakta persidangan.
 
"KPK menetapkan SN dengan tujuan menyalahgunakan kewenangan sehingga diduga mengakibatkan negara rugi Rp2,3 triliun," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 17 Juli 2017.

Baca: Novanto jadi Tersangka Korupsi KTP-el, Golkar Atur Strategi 

Novanto diduga menguntungkan diri sendiri dan orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan, atau sarana yang ada padanya terhadap jabatannya. Sehingga diduga mengakibatkan kerugian negara hingga Rp2,3 triliun.
 
Agus mengatakan, KPK menemukan bukti yang cukup untuk menetapkan Novanto sebagai tersangka. Novanto diduga memiliki peran dalam proses perencanaan dan pengadaan.
 
Novanto dijerat Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999  sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.




(FZN)

Pengamat: Kasus Novanto Terburuk Sepanjang Sejarah Pimpinan DPR

Pengamat: Kasus Novanto Terburuk Sepanjang Sejarah Pimpinan DPR

24 minutes Ago

Zuhro menilai kasus yang menjerat Novanto merupakan kasus terberat yang pernah menimpa pemimpin…

BERITA LAINNYA