Indonesia-Singapura Bahas Kerja Sama Infrastruktur dan Ekonomi Digital

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 11 Aug 2017 14:53 WIB
indonesia-singapura
Indonesia-Singapura Bahas Kerja Sama Infrastruktur dan Ekonomi Digital
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir (ketiga kanan) menerima Wakil Perdana Menteri Singapura Teo Chee Hean (kedua kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/8/2017). Foto: Antara/Rosa Panggab

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia dan Singapura membahas kerja sama investasi ekonomi digital dan infrastruktur di Istana Merdeka, Jakarta. Pembahasan itu dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Perdana Menteri Singapura, Teo Chee Hean.

Wakil Menteri Luar Negeri A.M Fachir mengatakan, investasi ekonomi digital sangat potensial buat Indonesia-Singapura. Terlebih, Singapura merupakan investor terbesar pada bidang tersebut.

"Tahun 2016, (Singapura) itu sekitar US$9,2 miliar investasinya," kata Fachir usai mendampingi Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 11 Agustus 2017.

Tak hanya itu, Presiden juga membahas soal pembangunan infrastruktur di wilayah kawasan dengan Teo Chee. Indonesia dan Singapura berkomitmen mengembangkan kawasan lain di Tanah Air yang serupa dengan kawasan industri Kendal.

Bahkan, kata dia, Teo Chee menyebut Batam, Bintan, dan Karimun adalah target dari investasi Singapura. Karena itu, Indonesia akan mempersiapkan sejumlah langkah-langkah untuk memfasilitasi kemudahan-kemudahan penanaman investasi.

Rencananya, kedua negara membicarakan kembali hal tersebut pada Annual Leader's Meeting September 2017. Kegiatan serupa sebelumnya juga telah berlangsung di Kendal, Semarang, Jawa Tengah, pada November 2016.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, saat ini sudah ada 30 perusahaan Singapura yang ada di Semarang, dan 41 perusahaan lainnya sedang dalam proses.

"Sementara ini sudah menyerap sekitar 1.700 tenaga kerja dan akan dipersiapkan semacam politeknik, di mana nanti untuk mempersiapkan tenaga-tenaga kerja yang akan bekerja di sana. Terutama kalau 41 perusahaan ini kemudian beroperasi akan menyerap sekitar 4 ribuan," ungkap dia.

Dalam kesempatan ini, kata dia, Presiden juga memberikan ucapan selamat ulang tahun ke-52 atas kemerdekaan Singapura yang dirayakan tadi malam di Jakarta. Presiden berharap Singapura tetap maju dan bekerja sama lebih erat lagi dengan Indonesia.


(MBM)

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

13 hours Ago

Politikus Hanura Miryam S Haryani mengaku mencabut seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) d…

BERITA LAINNYA