Wakil Ketua Komisi VIII Minta Kemenag Cabut Izin First Travel

Renatha Swasty    •    Jumat, 21 Apr 2017 11:55 WIB
ibadah umrah
Wakil Ketua Komisi VIII Minta Kemenag Cabut Izin First Travel
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodiq Mujahid (Foto:Dok.DPR)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua Komisi VIII Sodik Mudjahid kerap meminta Kemenag bertindak tegas pada travel haji dan umroh, First Travel. Sodik meminta Kemenag segera mencabut izin travel itu.

"Kami berkali-kali minta Kemenag mengambil tindakan tegas kepada First Travel. Karena melanggar aturan Kemenag yang menjalankan pola bayar murah dalam membiayai haji jemaahnya," kata Sodik pada wartawan, Jumat 21 April 2017.

Politikus Gerindra itu menyebut, First Travel terbukti berkali-kali melantarkan jemaah. First Travel juga kerap kali melaksanakan manajemen perjalanan yang tidak transparan.

"Jika Kemenang tidak memberi tindakan dengan mencabut izinnya, maka layak dipertanyakan kenapa Kemenag lunak dan lembek kepada First Travel," tegas Sodik.

Baca: Jemaah Diminta Waspadai Promo Umrah Murah

Dia meminta korban melapor kepada polisi supaya dipidana. Lembaga bantuan hukum juga diminta memberikan bantuan untuk pendampingan korban, karena korban bisa jadi awam soal hal ini.

Baca: Ratusan Jemaah Umrah Tertunda, Ditjen PHU Panggil First Travel

Sebelumnya, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) memanggil First Travel. Pemanggilan ini untuk mengklarifikasi masalah penundaan keberangkatan jamaah umrah.

"Kami panggil First Travel untuk mengklarifikasi berbagai hal yang berkembang di lapangan, terutama terkait adanya sekitar 270 jamaah yang tertunda keberangkatannya," kata Direktur Umrah dan Haji Khusus Muhajirin Yanis seperti dikutip laman Kemenag.go.id.

Muhajirin mempertanyakan masalah penjadwalan ulang keberangkatan sejumlah jemaah umrah First Travel. Mantan Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo ini mengaku mendapatkan keluhan tentang adanya sejumlah jamaah yang mengalami penundaan pemberangkatan.

Ada juga jamaah yang mengadu terkait urutan keberangkatan. Meski mendaftar lebih dahulu, mereka mengaku ada jamaah lain yang mendaftar belakangan malah didahulukan.

Sementara itu, Direktur Utama First Travel Andika Surachman mengaku saat ini pihaknya tetap fokus melayani jemaah. Menurutnya, anggapan dan penilaian yang saat ini berkembang di luar mengenai First Travel menjadi vitamin untuk terus melayani jemaah. "Kita tetap melakukan kegiatan untuk melayani jemaah sampai semuanya selesai," kata Andika.

Kesempatan bertemu pihak Kementerian Agama, kata Andika, juga menjadi sarana menjalin komunikasi yang baik sekaligus meluruskan segala perspektif yang beredar di luar. "Semua sudah kita jelaskan dan semoga ini menjadi terjalinnya (komunikasi) lebih baik," kata Andika.


(YDH)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

1 day Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA