Jokowi Semestinya Tekan Menkumham Selesaikan RUU Terorisme

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 15 May 2018 13:09 WIB
revisi uu terorisme
Jokowi Semestinya Tekan Menkumham Selesaikan RUU Terorisme
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid -

Jakarta: Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyebut Presiden Joko Widodo tak perlu mengeluarkan ancaman bakal menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Antiterorisme (Perppu Antiterorisme). Sebab, keputusan pengesahan Revisi UU Antiterorisme ada di tangan pemerintah.

"Semestinya Pak Jokowi jangan mengancam dengan mengeluarkan pernyataan akan membuat perppu. Harusnya beliau tegur itu dan selesaikan dengan Menkumham," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Mei 2018.

Hidayat menuturkan Revisi UU Terorisme mandek lantaran masalah ada di pemerintah. 
Pemerintah dinilai terus menunda pembahasan. 

(Baca juga: Yasonna Sebut DPR Menghambat RUU Terorisme)

"Menkumham beberapa kali menyurati DPR untuk meminta penundaan. Kalau itu kemudian diminta pemerintah seperti itu kan nggak bisa maksa untuk lanjut. Sekarang tiba-tiba mengancam dengan perppu," tukas Hidayat. 

Politikus PKS itu menyarankan presiden meminta Menkumham Yasonna Laoly mencabut surat penundaan pembahasan. Dan siap duduk bersama kembali dengan pemerintah.  

"Buat surat yang baru menyatakan siap meminta duduk dengan DPR membahas masalah ini," kata dia. 

Revisi UU Terorisme sudah dibahas DPR dan pemerintah sejak Februari 2016 atau setelah insiden bom Thamrin. Namun, hingga kini pembahasan RUU itu belum juga rampung. Pemerintah dan DPR belum sepakat soal definisi terorisme. 

(Baca juga: PDIP Nilai Definisi Terorisme Batasi Ruang Gerak Aparat)




(REN)

Hakim Tegur Irvanto

Hakim Tegur Irvanto

35 minutes Ago

Hakim Yanto menyebut, Irvanto memang berhak membantah keterangan para saksi. Namun demikian, Ir…

BERITA LAINNYA