Bawaslu Diminta Adil Menerapkan Larangan Kampanye di Pesantren

Arga sumantri    •    Kamis, 11 Oct 2018 14:03 WIB
pilpres 2019Jokowi-Ma`ruf
Bawaslu Diminta Adil Menerapkan Larangan Kampanye di Pesantren
Politikus PKB Maman Imanulhaq. Foto: MI/Adam Dwi.

Jakarta: Kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) adil dalam menerapkan aturan larangan kampanye di pesantren. Aturan yang diterapkan tak boleh menguntungkan salah satu pihak.
 
"Bawaslu harus tegas, jangan sampai ada satu kubu diuntungkan atau kubu lain dirugikan," kata Direktur Relawan Jokowi-Ma'ruf, Maman Imanulhaq, di Posko Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Oktober 2018.
 
Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, kata dia, siap mengikuti aturan itu. Petahana sudah berkomitmen tidak menggelar kampanye di pesantren atau lembaga pendidikan.
 
Sebagai petahana, kata Maman, Jokowi kadang dilema. Sebab, sebagai Kepala Negara Jokowi tak bisa menafikan banyak undangan untuk hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan pesantren atau lembaga pendidikan lain.
 
"Itu yang harus jelas bahwa kalau dia datang sebagai presiden dan bukan sebagai calon, maka rambu rambunya harus dijelaskan tidak ada kampanye," ungkapnya.

Baca: Menguatkan Politik Adu Gagasan

Bawaslu juga diminta menyosialisasikan lebih gencar terkait definisi kampanye. Harus ada pembeda antara sosialisasi Jokowi sebagai kandidat dan presiden.
 
"Bawaslu harus bersikap tegas jangan satu kelompok di-iya-kan dan satu kelompok enggak dan sebagainya," ucap politikus PKB itu.




(FZN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA