Pemerintah Buka Penerimaan Pegawai Lapas dan Imigrasi

Dheri Agriesta    •    Rabu, 17 May 2017 13:34 WIB
rutan
Pemerintah Buka Penerimaan Pegawai Lapas dan Imigrasi
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur. Foto: MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah belum berniat mencabut moratorium penerimaan pegawai negeri sipil di bidang administratif. Namun, pemerintah tetap membuka penerimaan beberapa bidang khusus.
 
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur, mengatakan, pemerintah masih membuka penerimaan pegawai negeri sipil di bidang pendidikan dan kesehatan. Selain itu, pemerintah juga membuka penerimaan di bidang imigrasi, hakim, dan penjaga lapas.
 
"Untuk (PNS) umum kita masih moratorium, yang khusus kita masih buka, seperti imigrasi, penjaga lapas, dan hakim," kata Asman di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu 17 Mei 2017.
 
Asman menjelaskan, PNS di bidang administratif masih cukup dominan dengan angka 62 persen dari total PNS.
 
Penerimaan pegawai di bidang hakim, penjaga lapas, dan imigrasi, masih diperlukan. Alasannya, masih terjadi kerusuhan di beberapa rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan. Insiden itu terjadi karena minimnya pegawai di lapas dan rutan.
 
Asman tak tahu berapa pegawai yang dibutuhkan di bidang tersebut. Kajian jumlah pegawai diserahkan sepenuhnya kepada kementerian dan lembaga terkait. "Itu sudah kajian dari Kemenkumham dan Mahkamah Agung. Berapa totalnya saya enggak rinci," kata Asman.
 
Kaburnya ratusan narapidana di Rumah Tahanan Sialang Bungkuk Pekanbaru menyentak pemerintah. Pembenahan pun jadi prioritas. Pemerintah akan menambah anggaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk perbaikan lembaga permasyarakatan (lapas).
 
Pemerintah memutar otak untuk menyelesaikan masalah kelebihan kapasitas lapas dan rutan yang berkali-kali memicu masalah. Masalah kelebihan kapasitas ini juga diikuti dengan pelanggaran pidana yang dilakukan oknum di lapas atau rutan terhadap narapidana.
 


(FZN)