Komisi IX DPR Diminta Tinjau Pabrik Suplemen Ber-DNA Babi

Misbahol Munir    •    Jumat, 02 Feb 2018 01:02 WIB
bpomizin edar obat
Komisi IX DPR Diminta Tinjau Pabrik Suplemen Ber-DNA Babi
Ilustrasi suplemen atau obat-obatan. Medcom.id/Mohammad Rizal

Jakarta: Pimpinan DPR memberi perhatian serius pada masalah suplemen Viostin DS dan Enzyplex yang mengandung deoxyribonucleic acid (DNA) babi. Bahkan, rapat pimpinan (rapim) DPR yang digelar Kamis, 1 Februari 2018, membicarakan persoalan suplemen mengandung DNA babi sebagai bahasan utama.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI telah memelakukan hasil uji sampel suplemen Viostin DS dan Enzyplex tablet. Hasilnya pun telah dirilis ke publik bahwa ada DNA babi pada dua suplemen buatan PT. Pharos Indonesia dan PT. Medifarma Laboratories itu.

Baca juga: Warga Diminta tak Cemaskan Kabar Suplemen Ber-DNA Babi

Bamsoet panggilan Bambang mengatakan, rapim DPR memutuskan dua hal soal suplemen mengandung DNA babi itu.

"Pertama, meminta Komisi IX DPR melakukan peninjauan langsung ke pabrik tersebut, untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat," ujar Bamsoet seperti dilansir Antara, Kamis, 1 Februari 2018.

Baca juga: PT Pharos Hentikan Produksi Viostin DS

Kedua, pimpinan DPR mengimbau masyarakat tetap tenang. Politikus Golkar itu menegaskan, BPOM lembaga yang berwenang mengawasi obat dan makanan telah bertindak soal Viostin DS dan Enzyplex.

"Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak resah atas beredarnya surat tersebut, mengingat BPOM RI telah meminta pabrik terkait menarik dan menghentikan produksi dan distribusi produk tersebut dari pasaran," kata dia.

Baca juga: YLKI Minta BPOM Tegas kepada PT Pharos


(MBM)