Fahri Hamzah Promosikan Kekuatan Pancasila dan UUD 1945 di Hadapan Anggota Mikta

Anggi Tondi Martaon    •    Jumat, 29 Sep 2017 10:00 WIB
berita dpr
Fahri Hamzah Promosikan Kekuatan Pancasila dan UUD 1945 di Hadapan Anggota Mikta
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah (Foto:Dok.DPR RI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyampaikan betapa pentingnya Pamcasila dan Undang Undang Dasar (UUD) 1945 dalam sidang pimpinan parlemen multilateral yang tergabung dalam MIKTA di Istanbul, Turki. Dasar negara Indonesia itu dianggap mampu menjadi jalan keluar permasalahan stabilitas negara menyikapi isu mobilisasi meliputi migrasi dan pengungsi.

"Pancasila berhasil mengatasi berbagai persoalan kecemasan yang kadang-kadang justru dicurigai berasal dari negara lain yang sengaja memproduksinya," kata Fahri, dalam keterangan tertulis, Jumat 29 September 2017.

Fahri mengungkapkan, saat ini dunia diwarnai oleh isu mobilisasi meliputi migrasi dan pengungsi. Jika migran yang lebih menyangkut pencari kerja bermakna ekonomis bagi negara, maka pengungsi lebih ke pencarian suaka maknanya bisa berupa ancaman.

Dia pun meminta pimpinan parlemen lima negara untuk tidak menghalangi pemerintah menolong negara lain dengan landasan kemanusiaan. Fahri juga mengusulkan sebuah platform bersama negara-negara MIKTA yang mengacu pada kesadaran saling membantu atas dasar kemanusiaan.

"Ke depan harus ada kerja sama yang lebih intensif di antara negara-negara MIKTA untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan baru yang sedang terjadi."

Lebih jauh, Fahri menyampaikan alasannya mempromosikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila karena dianggap mampu menjadi landasan berbagai polemik yang terjadi di dunia internasional. Sebab, Pancasila bersifat universal dan kebenarannya tak bisa digugat.

"Barangkali di banyak negara mereka tak terlalu paham bahwa akar permasalahan dalam isu kemanusiaan adalah pemahaman yang keliru tentang kesataraan dan persaudaraan. Kecemasan dimanufaktur sehingga menimbulkan kebencian dan xenophobia," ungkap Fahri.

Delegasi BKSAP DPR RI yang dipimpin Fahri Hamzah berada di Istanbul, Turki, untuk menghadiri pertemuan antara pimpinan parlemen lima negara yang tergabung dalam MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia). Sidang tersebut rencananya akan berlangsung selama dua hari (28-29 September 2017).


(ROS)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

2 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA