Jokowi Tegaskan Mempersiapkan Kader Bangsa tak Bisa Seadanya

M Sholahadhin Azhar    •    Minggu, 16 Jul 2017 15:19 WIB
partai nasdem
Jokowi Tegaskan Mempersiapkan Kader Bangsa tak Bisa Seadanya
Presiden Joko Widodo didampingi Ketum NasDem di Gedung ABN NasDem, Minggu 16 Juli 2017/MTVN/Adin

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo Akademi Bela Negara NasDem harus bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme, patriotisme. ABN juga membangun soliditas dan solidaritas sesama anak bangsa dalam merawat semangat gotong royong.

Kelangkapan fasilitas dan sarana belajar di ABN NasDem yang terletak di kawasan Jakarta Selatan menjadi sorotan Presiden ke-7 Indonesia itu. Ia menyebut NasDem siap melahirkan kader untuk memimpin Indonesia di masa mendatang.

"Jangan sampai kita persiapkan kader masa depan dengan fasilitas seadanya. Karena ini mau bangun karakter bangsa. Tidak bisa dengan seadanya. Sekali lagi kita kompetisi dengan negara lain," tegas Jokowi di Gedung ABN NasDem, Jakarta Selatan, Minggu 16 Juli 2017.

Perpustakaan dengan koleksi lengkap hingga toilet dengan kualitas setara hotel bintang 5 menjadi penunjang kenyamanan mahasiswa bela negara. Seluruh fasilitas di Gedung ABN NasDem, kata bekas Gubernur DKI Jakarta itu, merupakan contoh fasilitas pendidikan di masa depan.

Ketua Umum NasDem Surya Paloh mengatakan inisiatif pembentukan ABN karena pihaknya memahami situasi kekinian. Pembentukan akademi dinilai sebagai posisi dan langkah strategis partai guna membela bangsa dan negara.

Surya menyebut ada doa, harapan, dan usaha proklamator saat mendirikan bangsa ini. Semuanya harus bisa dijaga masyarakat Indonesia. Partai NasDem sebagai bagian dari itu, juga harus menjalankan hak dan kewajibannya.

"Kita harus mampu menjaga, merawat, dan mempertahankan bangsa ini," tegas Surya.


(OJE)

Pengamat: Kasus Novanto Terburuk Sepanjang Sejarah Pimpinan DPR

Pengamat: Kasus Novanto Terburuk Sepanjang Sejarah Pimpinan DPR

29 minutes Ago

Zuhro menilai kasus yang menjerat Novanto merupakan kasus terberat yang pernah menimpa pemimpin…

BERITA LAINNYA