Pembahasan RUU Pemilu Dilanjutkan Pekan Depan

Dheri Agriesta    •    Kamis, 18 May 2017 14:29 WIB
revisi uu pemilu
Pembahasan RUU Pemilu Dilanjutkan Pekan Depan
Lukman Edy--MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah meminta penundaan jadwal pembahasan dan votting terhadap 15 isu krusial dalam RUU Pemilu. Sebab, sebagian besar perwakilan pemerintah ikut ke Natuna bersama Presiden Joko Widodo.

"Kita menjadwalkan hari ini, tapi pemerintah minta tadi malam (ditunda) Senin depan," kata Ketua Pansus RUU Pemilu Muhammad Lukman Edy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis 18 Mei 2017.

Baca: Pansus RUU Pemilu Bahas 5 Isu Krusial di Rapat Konsinyasi

Lukman mengatakan, pansus telah membuat draf yang akan ditanyakan kepada perwakilan pemerintah dan masing-masing fraksi di DPR. Hal ini untuk menghindari perdebatan berkaitan dengan filosofi, sosiologi, dan latar belakang. "Karena kami anggap perdebatan sudah cukup," ucap Lukman.

Baca: Sikap Pemerintah Atas 5 Isu Krusial RUU Pemilu

Lukman tak masalah dengan pemunduran jadwal pertemuan dengan pemerintah. Kata dia, waktu yang tersisa masih cukup membahas RUU ini. "Kalau mundurnya satu minggu (mungkin), satu dua hari tidak mengganggu lah," kata dia.

Pada rapat semalam, pansus RUU Pemilu telah merapikan redaksional dari draf yang ada. Ahli bahasa, ahli politik, dan ahli pemerintahan pun dipanggil untuk merapikan redaksional setiap kata. "Kadang-kadang soal frasa itu menimbulkan persoalan," terangnya.


(YDH)

Elza Syarief Tuding Yulianis Diistimewakan KPK

Elza Syarief Tuding Yulianis Diistimewakan KPK

7 hours Ago

Kuasa hukum Nazaruddin, Elza Syarief menggelar konferensi pers menanggapi pernyataan Yulianis. …

BERITA LAINNYA